Dibuat Resah! Bjorka Meretas Sejumlah Data Pemerintah Indonesia dan Masyarakat

- Jumat, 16 September 2022 | 11:00 WIB
Ilustrasi Hacker Bjorka Kembali Meresahkan Masyarakat Indoenesiia Lantaran Meretas Data Pemerintah dan Data Masyarakat Hingga Diperjualbelikan (Unsplash)
Ilustrasi Hacker Bjorka Kembali Meresahkan Masyarakat Indoenesiia Lantaran Meretas Data Pemerintah dan Data Masyarakat Hingga Diperjualbelikan (Unsplash)

Bisnis Bandung - Kembali menjadi perbincangan hangat lantaran isu Bjorka si Hacker yang tengah meretas data masyarakat indonesia hingga pemerintahan dibuat resah oleh tingkahnya.

Bjorka salah satu isu yang sedang hangatnya, Bjorka adalah sang Hacker yang kini tengah meretas data pemerintahan Indonesia hingga meretas data jaringan Telekomunikasi Indonesia.

Nama hacker Bjorka berkali kali melakukan peretasan terhadap situs-situs dari Indonesia kemudian diperjual belikan data tersebut hingga membuat geger masyarakat.

Lantas siapa sebenarnya hacker Bjorka yang dapat menhebohkan netizen Indonesia?

Baca Juga: Bjorka Semakin Tak Terbendung, Menteri BUMN Minta Bantuan Masyarakat. Ini Jawabannya

Belum diketahui identitas asli Hacker Bjorka ini dari mana berasal, namun akun twitter Bjorka @bjorkanism di sebuah lokasi dari akun twitter yang diduga miliknya. Data lokasi tersebut adalah Warswaw, Poland.

Namun belum diketahu Bjorka si hacker secara pasti apakah ini negara Polandia adalah negara asalanya atau hanya penipuan lokasi nya untuk menggriing opini masyarakat.

Sang hacker memperjual belikan data yang berhasil diretas olehnya dari perusahaan maupun pemeritah Indonesia. Salah satunya yang dijualnya adalah dokumen pribadi dan pemerintahan  Presiden Jokowi.

Salah satu dokumen yang diunggah diduga berasal dari Badan Intelijen Negara(BIN). Menanggapi unggahan tersebut, Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartanto mengatakan jika tidak ada surat apapun yaang terkena peretasan.

Tindakan atas kejahatan hacking atau perbatasan yang dilakukan oleh Bjorka baik terhadap milik lembaga negara atau data pribadi ini merupakan tindakan kejahatan yang merugikan secara material mauoun immaterial.

Halaman:

Editor: Yayu Rahayu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

3S CCO Contest 2022 Region Jawa Barat Kembali Digelar

Jumat, 25 November 2022 | 22:03 WIB

Sisi Gelap Kehidupan Korea Selatan, Tak Seindah Drakor

Kamis, 24 November 2022 | 22:14 WIB
X