Ukraina Berhasil Merebut Kembali 6.000 Km Persegi Wilayah Kharkiv dari Russia, Ternyata Ini Strateginya

- Rabu, 14 September 2022 | 17:00 WIB
Tentara Ukraina mengibarkan bendera diatas atap kupiansk (Telegram @kuptg)
Tentara Ukraina mengibarkan bendera diatas atap kupiansk (Telegram @kuptg)

Bisnisbandung.com - Ukraina Mengkonfirmasi Bahwa Berhasil Merebut kembali atas Wilayah Kharkiv pada hari Selasa, dengan mengibarkan bendera di kota-kota dan desa yang diduduki oleh pasukan Tentara Russia selama enam bulan.

Dalam waktu beberapa hari, Ukraina telah berhasil mendorong Russia untuk keluar dari wilayah lebih dari 6.000 km persegi, termasuk di wilayah zona bagian selatan dengan melakukan serangan balasan terpisah kepada Russia untuk merebut kembali kota Kherson.

"terlalu dini untuk mengatakan" jika keberhasilan Ukraina dalam mendapatkan kembali 6.000 km persegi wilayah di wilayah Kharkiv mewakili "titik balik" dalam perang enam bulan lebih panjang dalam sebuah briefing, mengecilkan signifikansi Kiev, "ucap seorang pejabat barat".

dengan demikian, pejabat itu mengakui bahwa itu adalah momen yang memiliki kekuatan dan mereka mengkonfirmasi bahwa jumlah wilayah yang diperoleh Ukraina dalam seminggu terakhir berjumlah setengah ukuran Wales. ini adalah titik awal kebangkitan Ukraina untuk melawan Russia.

Baca Juga: Rusia Dinilai Sangat Memerlukan Crypto untuk Transaksi Internasional

Dikutip dari bisnisbandung.com dari situs the guardian.com, Para pejabat Barat memuji strategi dan memperlambat respons medan perang di wilayah-wilayah lainnya.

kabar terbaru melaporkan bahwa kemungkinan Ukraina akan merebut kembali Krimea tampak sangat kecil. Tetapi serangkaian strategi serangan Ukraina yang misterius dan menghancurkan selama musim panas di aerodrome dan tempat pembuangan senjata Rusia, serta runtuhnya pasukan Rusia di wilayah Kharkiv, telah mengakibatkan ribuan penduduk mengungsi.

Klaim itu sulit diverifikasi. Tetapi pemimpin Krimea yang ditunjuk Moskow, Sergei Aksyonov. tampaknya semakin bingung. Dalam pidato video yang digelar pada hari senin , dia mengancam penduduk setempat dengan penuntutan jika mereka mendengarkan musik Ukraina atau menyanyikan slogan-slogan Ukraina.

hal ini membuat ukraina berfikir untuk menjalankan strategi lainnya dengan merebut wilayah lainnya terlebih dahulu, sehingga perlahan ukraina dapat menjalankan misinya dengan mulai mendorong sebagian tentara Russia.

Halaman:

Editor: Ahmad Farizal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Memasuki Tahun Politik, Bagaimana Nasib Investor?

Kamis, 2 Februari 2023 | 16:45 WIB

Plat Nomor Khusus Tak Kebal Aturan Ganjil Genap

Kamis, 2 Februari 2023 | 15:30 WIB

Tempat Rental Komik Bertahan Di Era Gempuran Digital

Kamis, 2 Februari 2023 | 13:30 WIB
X