Kemana KPK Membawa Barang Rampasan Negara? Simak Selengkapnya Disini

- Selasa, 22 November 2022 | 15:30 WIB
Ilustrasi barang rampasan negara (pixabay/gold)
Ilustrasi barang rampasan negara (pixabay/gold)

Dalam pengelolaan ini terdapat lima jenis yaitu penetapan status penggunaan, pemanfaatan, pemindah tanganan, pemusnahan dan penghapusan.

"Berdasarkan PMK tersebut, dalam pengelolaan terdapat tiga pihak yang terlibat di dalam mekanisme PSP (Penetapan Status Penggunaan), yaitu instansi sebagai pemohon, KPK sebagai pengurus barang rampasan, kemudian Kementrian Keuangan sebagai pengelola barang rampasan." Katanya.

Baca Juga: KPK Memberikan Edukasi Bagi Generasi Muda Melalui Film Media Kampanye Pendidikan Anti Korupsi

Jika barang rampasan tersebut tidak laku saat dilakukan pelelangan maka KPK harus memelihara barang rampasan tersebut. Dan biaya pemeliharaan barang rampasan tersebut sudah dianggarkan.

Pemeliharaan ini bertujuan agar nilai barang tersebut tetap sama harganya saat penyitaan awal.

Anggaran untuk perawatan ini memerlukan dana mencapai 2,5 sampai 3 miliar untuk keseluruhan.

Hal ini dikarenakan barang rampasan tidak hanya di Jakarta saja namun di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Kasus Korupsi E-KTP, KPK Terima Asset Recovery Senilai Rp86 Miliar dari AS

Sebagai contoh beberapa barang yang membutuhkan biaya perawatan yang cukup tinggi adalah barang dalam bentuk apartment, biaya perawatan apartment mencangkup biaya IPL ( Iuran Pengelolaan Lingkungan) yang kisarannya berjumlah 5 s/d 15 juta perbulan.

Barang rampasan lain yang membutuhkan biaya tinggi adalah kendaraan.

Halaman:

Editor: Ahmad Farizal

Sumber: infopublik.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Memasuki Tahun Politik, Bagaimana Nasib Investor?

Kamis, 2 Februari 2023 | 16:45 WIB

Plat Nomor Khusus Tak Kebal Aturan Ganjil Genap

Kamis, 2 Februari 2023 | 15:30 WIB

Tempat Rental Komik Bertahan Di Era Gempuran Digital

Kamis, 2 Februari 2023 | 13:30 WIB
X