Kasus Korupsi E-KTP, KPK Terima Asset Recovery Senilai Rp86 Miliar dari AS

- Rabu, 29 Juni 2022 | 12:24 WIB
Kasus Korupsi E-KTP Senilai Rp86 Miliar, KPK Terima Asset Recovery dari AS (Bisnisbandung.com / Ahmad Farizal)
Kasus Korupsi E-KTP Senilai Rp86 Miliar, KPK Terima Asset Recovery dari AS (Bisnisbandung.com / Ahmad Farizal)


Bisnisbandung.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima dana sebesar USD 5.956.356,78 atau setara Rp 86.664.991.149 dari lembaga penegakan hukum Amerika Serikat (US Marshall).

Dana tersebut berasal dari Asset Recovery penanganan tindak pidana korupsi KTP Elektronik (e-KTP).

Pemberian itu diserahkan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia di Gedung Merah Putih KPK, Senin (27/6/2022).

Baca Juga: KPK Tetapkan Bendara PBNU Jadi Tersangka, Korupsi Gus Yahya : Akan Mempelajari Kasusnya

Ketua KPK Firli Bahuri, menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah AS yang telah membantu KPK dalam upaya pemberantasan korupsi dalam perkara e-KTP.

Asset Recovery tersebut selanjutnya telah disetorkan KPK ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada Jumat (10/6/2022).

“Banyak hasil nyata yang telah kita capai dalam implementasi kerja sama antara kedua negara khususnya di bidang penindakan, dan salah satu wujud nyatanya adalah penyelesaian perkara e-KTP,” Ucap Firli (28/6/2022).

Duta Besar Amerika Serikat untuk Republik Indonesia H.E. Sung Y. Kim menjelaskan, pengembalian aset tersebut menunjukkan kemitraan baik antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Dalam upaya memerangi korupsi dan memastikan penegakan hukum berjalan transparan.

Halaman:

Editor: Us Tiarsa

Sumber: infopublik.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X