KPK Tetapkan Bendara PBNU Jadi Tersangka, Korupsi Gus Yahya : Akan Mempelajari Kasusnya

- Kamis, 23 Juni 2022 | 13:00 WIB
Mardani Maming ditetapkan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (@besjetavia69)
Mardani Maming ditetapkan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (@besjetavia69)

Bisnis Bandung - Nama Mardani Maming mendadak populer dan menjadi sorotan setelah Imigrasi Bendahara Umum PBNU itu dicegah bepergian ke luar negeri.

Mardani Maming bahkan disebut-sebut telah ditetapkan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka dalam perkara dugaan kasus suap penerbitan izin usaha pertambangan atau IUP.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf mengaku, pihaknya akan mempelajari detail kasus korupsi yang menjerat Bendahara Umum PBNU Mardani H. Maming sebelum menentukan sikap.

Baca Juga: Buronan Kasus Korupsi, Novel Baswedan Pertanyakan Keseriusan KPK Tangani Kasus Harun Masiku

"Kami sudah mendengar berita itu. Namun kami aakan mempelajarinya.Kami belum mengetahui secara detail bagaimana sebetulnya duduk perkaranya. Kami akan pelajari nanti," tutura Gus Yahya , sapaan akrab Yahya Cholil Staquf, kepada wartawan di Jakarta, Senin (20/6/22).

Menurutnya, NU memiliki mekanisme dan persyaratan yang jelas untuk menentukan sikap, sehingga perlu memastikan terlebih dahulu kebenaran mengenai duduk perkara kasus itu.

Bahkan, lanjutnya, bila kasus tersebut telah diketahui secara pasti mengenai duduk perkaranya, PBNU akan memberikan pendampingan hukum sebagaimana mestinya.

PBNU juga akan menggelar konferensi pers sesuai dengan norma-norma yang ada, baik secara hukum maupun dalam konteks norma internal PBNU.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah meminta Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk mencegah Mardani Maming bepergian ke luar negeri.

Halaman:

Editor: Us Tiarsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penyebab Kecelakaan di Km 92 Tol Cipularang

Selasa, 28 Juni 2022 | 09:48 WIB

Pastikan Anda Tidak Salah Paham Tentang Asuransi

Minggu, 26 Juni 2022 | 18:30 WIB

Batik Air Menawarkan Rute Pilihan Menuju Singapura

Minggu, 26 Juni 2022 | 16:00 WIB
X