Krisis jumlah penduduk, anak muda Korea Selatan semakin apatis terhadap pernikahan

- Senin, 21 November 2022 | 07:00 WIB
Ilustrasi seorang wanita yang sendiri, saat ini Korea Selatan dinilai semakin apatis dengan pernikahan (Pixabay.com/adamkontor)
Ilustrasi seorang wanita yang sendiri, saat ini Korea Selatan dinilai semakin apatis dengan pernikahan (Pixabay.com/adamkontor)

Angka ini bertambah seiring bertambahnya usia responden, dimana pada responden berusia 40-an menjawab sampai 42,3 %, usia 50-an menjawab sampai 52,8 %, dan usia 60-an menjawab sampai 70 % lebih.

Sedangkan jika dilihat dari jenis kelamin, 55,8 % responden laki-laki menyatakan perlu menikah, sementara hanya 44,3 % responden perempuan menyatakan demikian.

Alasan yang diklaim bermacam-macam, dimana 28,7 % responden menyatakan karena kekurangan uang.

Baca Juga: Kadin Kota Bandung melakukan MOU dengan Enzi Limited untuk Realisasi Export Produk ke Amerika

Alasan lain, seperti pekerjaan yang tidak stabil, beban melahirkan dan mengasuh anak, menyusul.

Terakhir, 25 % responden mengatakan bahwa mereka tidak merasa perlu untuk menikah, atau mereka belum bertemu dengan siapa pun yang ingin mereka nikahi (Diani Amadea).***

 

Halaman:

Editor: Alit Suwirya

Sumber: Korean Times

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Memasuki Tahun Politik, Bagaimana Nasib Investor?

Kamis, 2 Februari 2023 | 16:45 WIB

Plat Nomor Khusus Tak Kebal Aturan Ganjil Genap

Kamis, 2 Februari 2023 | 15:30 WIB

Tempat Rental Komik Bertahan Di Era Gempuran Digital

Kamis, 2 Februari 2023 | 13:30 WIB
X