Kendaraan Listrik Di Dukung Pemerintah, Pantau Pergerakan Saham Emiten ini!

- Rabu, 21 September 2022 | 11:00 WIB
Motor Listrik Volta, buatan anak usaha dari PT. NFC Indonesia, tbk (dok. volta indonesia)
Motor Listrik Volta, buatan anak usaha dari PT. NFC Indonesia, tbk (dok. volta indonesia)

Bisnisbandung.com – Nampaknya prospek bisnis dari Electric Vehicle (EV) atau kendaraan listrik kian menjanjikan setelah kenaikan harga BBM dan didukung pula oleh pemerintah yang ingin mengganti kendaraan dinasnya menggunakan kendaraan EV.

Pemerintah secara langsung menunjukkan dukungan terhadap penggunaan mobil listrik di Indonesia dengan rencana merevisi ketentuan atas pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) yang berlaku. Tarif PPnBM mobil listrik jenis battery electric vehicle (BEV) Pasal (Ps 36) sebesar 0 persen, sementara mobil listrik hibrida atau hybrid electric vehicle (HEV) tarif pajaknya berkisar 5 persen hingga 7 persen.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa adanya perbedaan tarif tersebut akan menarik investasi mobil listrik sebagaimana dilansir oleh website djkn.kemenkeu.go.id.

Baca Juga: Motor Listrik ini Cuma 8 Jutaan, Solusi Harga BBM Naik

Jokowi juga mendukung hal tersebut dengan secara langsung dengan mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan Atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Mengamati kondisi pemerintah yang sangat mendukung kendaraan listrik, maka kita bisa memantau emiten-emiten yang memproduksi kendaraan listrik.

PT. Indika Energy, Tbk (INDY)

INDY akan melakukan diversifikasi bisnis tambang batu bara yang selama ini dijalankan dengan energi terbarukan, salah satunya adalah kendaraan listrik.

INDY melalui anak usahannya, PT Solusi Mobilitas Indonesia (SMI) dan PT Ilectra Motor Group (IMG) mendirikan entitas usaha baru yang bergerak di bidang motor listrik dengan nama PT Electra Distribusi Indonesia (EDI).

Halaman:

Editor: Ahmad Farizal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

OJK Terus Dorong Pengembangan UMKM Jabar

Sabtu, 24 September 2022 | 15:46 WIB

SPI Tolak Kedelai GMO, Kembangkan Benih Lokal

Rabu, 21 September 2022 | 11:22 WIB
X