SPI Apresiasi Perhatian Presiden Kepada Pengelolaan Minyak Makan Merah oleh Koperasi

- Jumat, 8 Juli 2022 | 16:00 WIB
Hadirnya koperasi yang dikelola oleh petani akan memutus ketergantungan pada korporasi transnasional yang selama ini "mengatur" harga sawit dunia, termasuk Indonesia. (unsplash)
Hadirnya koperasi yang dikelola oleh petani akan memutus ketergantungan pada korporasi transnasional yang selama ini "mengatur" harga sawit dunia, termasuk Indonesia. (unsplash)


Bisnisbandungcom - Presiden Joko Widodo meninjau proses penelitian minyak makan merah di Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), di Medan, Sumatera Utara, Kamis (07/07).

Minyak makan merah sendiri merupakan inovasi minyak sawit yang berpotensi digunakan sebagai pangan fungsional dalam membantu pencegahan stunting atau kekerdilan dari masyarakat.

Menanggapi hal ini, Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI) Henry Saragih menyampaikan, SPI mengapresiasi dukungan Presiden Jokowi untuk mengembangkan minyak makan merah.

"Tanah-tanah yang sudah direforma agraria, yang sudah petani tanami sawit dan berbuah, tentu mereka memerlukan pabrik kelapa sawit (PKS) sekaligus pabrik minyak makan agar sawitnya bisa diserap dengan harga yang layak"

Baca Juga: SPI: Pemerintah Harus Berkomitmen Pada Kebijakan Berorientasi Kepentingan Rakyat, Bukan Bisnis Semata

"Di sinilah peran koperasi muncul untuk mengelola PKS dan pabrik minyak makan merah tersebut"

"Koperasi membeli sawit dengan harga layak, dan menjual produk turunannya berupa minyak goreng dengan harga terjangkau di tangan konsumen," paparnya.

"Hadirnya koperasi yang tentunya dikelola juga oleh petani ini tentu saja akan memutus ketergantungan pada korporasi transnasional yang selama ini "mengatur" harga sawit dunia, termasuk Indonesia," lanjutnya.

Henry mengatakan, berdasarkan riset terukur yang dikeluarkan oleh PPKS, produksi minyak makan merah dapat dikembangkan oleh koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) karena nilai investasi yang lebih kecil dibandingkan pabrik minyak goreng komersial.

Halaman:

Editor: Us Tiarsa

Sumber: pers rilis SPI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

OJK Terus Dorong Pengembangan UMKM Jabar

Sabtu, 24 September 2022 | 15:46 WIB

SPI Tolak Kedelai GMO, Kembangkan Benih Lokal

Rabu, 21 September 2022 | 11:22 WIB
X