SPI Apresiasi Niatan Pemerintah Kelola Minyak Sawit Merah Berbasis Koperasi

- Jumat, 10 Juni 2022 | 18:00 WIB
koperasi-koperasi SPI siap bermitra dengan pemerintah untuk mengelola, memproduksi, mendistribusi minyak sawit merah ini. (Pixabay/tristantan)
koperasi-koperasi SPI siap bermitra dengan pemerintah untuk mengelola, memproduksi, mendistribusi minyak sawit merah ini. (Pixabay/tristantan)


Bisnis Bandung - Serikat Petani Indonesia (SPI) mengapresiasi niatan pemerintah untuk mengelola minyak sawit merah berbasis koperasi.

Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI) Henry Saragih menyampaikan, SPI mengapresiasi upaya yang diambil oleh Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop-UKM) yang berkolaborasi dengan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) untuk pengembangan minyak sawit merah agar bisa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia secara luas.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh PPKS bahwa minyak sawit merah dinilai memiliki nutrisi yang tinggi.

Baca Juga: SPI: Kenaikkan Harga Pakan dan Pupuk Menambah Beban Petani

"Pemerintah perlu membuat kebijakan khusus tentang petani, dimana koperasi petani berperan secara langsung dalam hal membangun kebunnya, memproduksi secara mandiri, pengolahan langsung menjadi minyak sawit merah dengan pabrik dan teknologinya yang didukung oleh pemerintah hingga pemasarannya melalui koperasi petani (hulu ke hilir) yang dapat bekerjasama dengan BUMD/BUMN Pangan dan Perkebunan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani yang berkoperasi," paparnya.

"Karena selama ini pabrik pengolahan kelapa sawit dikuasai korporasi-korporasi besar yang menguasai dari hulu hingga hilir," lanjutnya.

Henry menjelaskan, di Afrika, sudah lama masyarakat di sana mengonsumsi minyak sawit merah sebagai kebutuhan sehari-hari mereka. Prosesnya sederhana dan memiliki nutrisi tinggi.

"Setelah melihat hasil penelitian dari PPKS, dari sisi kesehatan lebih baik daripada minyak goreng jernih yang biasa kita konsumsi sehari-hari, tinggi kandungan vitamin A dan E. Di Malaysia sudah mulai dikembangkan juga," lanjutnya.

Baca Juga: SPI: Larangan Ekspor CPO Dicabut, Harga TBS Petani Masih Rendah

Halaman:

Editor: Us Tiarsa

Sumber: pers rilis SP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X