Inflasi Argentina yang Melonjak Telah Mendorong Meningkatnya Penggunaan Cryptocurrency, Utamanya stablecoin

- Senin, 19 September 2022 | 21:35 WIB
Penggunaan Crypto stablecoin di Argentina meningkat seiring tingginya inflasi di negara tersebut (Gambar oleh sanjay k j dari Pixabay)
Penggunaan Crypto stablecoin di Argentina meningkat seiring tingginya inflasi di negara tersebut (Gambar oleh sanjay k j dari Pixabay)

Bisnisbandung.com - Inflasi yang tinggi di berbagai belahan dunia juga dialami oleh Argentina saat ini. inflasi yang mencapai 80% year on year tersebut telah mendorong meningkatnya penggunaan Cryptocurrency.

Warga Argentina diketahui menggunakan Cryptocurrency sebagai alat untuk menjaga daya beli melalui pembelian stablecoin seperti BUSD dan USDT.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bitso melalui hasil survey tentang penggunaan Cryptocurrency terhadap warga di negara Amerika Selatan tersebut.

Baca Juga: Pengurus IA ITB Jakarta Dikukuhkan dan Siap Bersinergi untuk Masyarakat Jakarta

Inflasi menjadi masalah besar bagi beberapa negara di Amerika Latin yang ekonominya sedang dilanda krisis ekonomi saat ini.

Argentina, salah satu ekonomi terbesar di kawasan itu, kini menghadapi tingkat inflasi yang mengamuk yang mempengaruhi kantong warga.

Laporan IHK terbaru mengungkapkan bahwa harga naik sebesar 7% MoM (bulan-ke-bulan), dengan angka-angka ini menjadi yang kedua setelah inflasi Venezuela, yang telah mencapai lebih dari 100% YoY (tahun-ke-tahun).

Baca Juga: HIPMI KBB, Bangkit Solid

Harga makanan dan minuman naik 7,1% pada bulan Agustus, sementara barang-barang lainnya mencatat kenaikan yang lebih tajam, seperti pakaian dan peralatan.

Halaman:

Editor: Alit Suwirya

Sumber: Bitcoin.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

OJK Terus Dorong Pengembangan UMKM Jabar

Sabtu, 24 September 2022 | 15:46 WIB

SPI Tolak Kedelai GMO, Kembangkan Benih Lokal

Rabu, 21 September 2022 | 11:22 WIB
X