Australia Memiliki Penambangan Crypto Ramah Lingkungan, Simak Sumber Energinya

- Senin, 19 September 2022 | 16:30 WIB
Fasilitas penambangan Crypto di Australia ini menggunakan sumber energi ramah lingkungan ( OpenClipart-Vectors dari Pixabay )
Fasilitas penambangan Crypto di Australia ini menggunakan sumber energi ramah lingkungan ( OpenClipart-Vectors dari Pixabay )

Bisnisbandung.com - Ramainya isu bahwa penambangan Crypto merupakan kegiatan industri yang mencemari lingkungan telah lama dibahas di berbagai media.

Namun isu tersebut perlahan dapat dibantah oleh beberapa perusahaan penambangan Crypto yang mulai menggunakan energi ramah lingkungan guna menjalankan fasilitas industrinya.

Saat ini diketahui sebuah pusat data penambangan Crypto di negara bagian Australia Selatan akan beroperasi terutama dengan listrik yang dihasilkan oleh tenaga surya.

Baca Juga: Kabar Duka Indonesia Kehilangan Sosok Cendekiawan Azyumardi Azra Karena Meninggal Dunia

Fasilitas pencetakan koin telah didirikan di wilayah yang dikenal dengan ekstraksi bijih besi dan produksi baja yang haus energi.

'Kota Baja' Whyalla di Australia Selatan telah menjadi rumah bagi instalasi penambangan Crypto baru yang akan berjalan dengan listrik yang dihasilkan dari tenaga surya.

Dioperasikan oleh perusahaan Lumos Digital Mining, fasilitas 5 megawatt akan mencetak bitcoin, sebuah proses yang sering disalahkan karena sifatnya yang padat energi.

Baca Juga: PLN Tidak Ada Penghapusan atau Pengalihan Pelanggan Daya 450 VA

Penyiar nasional Australia ABC mencatat dalam sebuah laporan bahwa pada saat dunia sedang mencoba untuk mengurangi konsumsi energi, ekstraksi Cryptocurrency terkemuka dengan kapitalisasi pasar menggunakan lebih banyak kekuatan daripada negara-negara berukuran sedang seperti Argentina.

Halaman:

Editor: Alit Suwirya

Sumber: Bitcoin.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

OJK Terus Dorong Pengembangan UMKM Jabar

Sabtu, 24 September 2022 | 15:46 WIB

SPI Tolak Kedelai GMO, Kembangkan Benih Lokal

Rabu, 21 September 2022 | 11:22 WIB
X