2024, Indonesia Akan Mendirikan Pabrik Baterei Kendaraan Listrik. Ini Tujuannya !!

- Senin, 16 Januari 2023 | 14:46 WIB
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia: “Indonesia Akan Mendirikan Pabrik Baterei Kendaraan Listrik di tahun 2024” (dok. Instagram @Bahlil_Lahadalia)
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia: “Indonesia Akan Mendirikan Pabrik Baterei Kendaraan Listrik di tahun 2024” (dok. Instagram @Bahlil_Lahadalia)

Bisnisbandung.com - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyampaikan upaya pembangunan ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV), akan mendorong penciptaan dan peningkatan lapangan kerja di tanah air.

Oleh karena itu, lanjut Bahlil Lahadalia, pemerintah membuat beberapa formulasi untuk memastikan agar pembangunan ekosistem kendaraan listrik, seperti baterai mobil listrik, dapat terus berjalan.

“Direncanakan tahun 2024 produksi kita sudah mulai berjalan di awal, di semester pertama 2024 yang dibangun oleh LG di Karawang. Yang kedua, ekosistem dari hulu ke hilir antara CATL dan LG juga tahun ini sudah mulai konstruksi,” kata Bahlil Lahadalia.

Baca Juga: Iran gantung mantan pejabat kementerian pertahanan, Alireza Akbari, karena menjadi mata-mata untuk Inggris

Bahlil Lahadalia mengutarakan, pengembangan ekosistem kendaraan listrik diperlukan untuk menjaga agar pasar besar yang dimiliki oleh Indonesia tidak dipenetrasi dengan produk-produk dari luar negeri.

“Karena hari ini kita tahu beberapa negara lain, seperti Thailand, itu banyak sekali memberikan sweetener yang kemudian merangsang untuk industrinya dibangun dalam negara mereka dan Indonesia enggak boleh kalah”

“Menyangkut dengan mobil dengan motor kita lagi mengatur formulasinya tentang sweetener, model apa yang paling pantas dan kompettif untuk bisa kita bangun

“Jadi yang sedang kita bangun itu adalah ekosistem pembangunan EV dan motor itu ramah penciptaan lapangan pekerjaan”

Baca Juga: Lisa Marie Presley meninggal? Priscilla Presley Nangis Sejadi Jadi Nya

Tak hanya untuk kebutuhan dalam negeri, lanjut Bahlil Lahadalia, produksi dalam negeri juga berpotensi untuk mengisi pasar di negara lain.

“Yang kedua adalah kita juga mampu melakukan penetrasi pasar ekspor. Terkait dengan hal itu, BUMN juga tadi disampaikan untuk melakukan penyiapan infrastruktur yang lain,” ucapnya.

Dalam keterangan persnya, Menteri Investasi juga menegaskan bahwa pembangunan ekosistem kendaraan listrik juga berorientasi pada industri ramah lingkungan.

“Ke depan kita akan melakukan pembatasan terhadap pembangunan smelter yang tidak berorientasi pada green energy. Ini sebagai bentuk dari kepedulian pemerintah dalam rangka melakukan penataan terhadap pembangunan produk yang berorientasi pada green energy dan green industry,”

Baca Juga: Wah, Parah! Beberapa Merek Fashion Global Ini Terbukti Mengeksploitasi Pekerja Pabrik Industri di Bangladesh

Halaman:

Editor: Ahmad Farizal

Sumber: Setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X