Pembunuhan Sejumlah Kucing Yang Viral Di Media Sosial Hingga Ada Luka Sayatan, Siapa Pelaku Sebenarnya!

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 12:00 WIB
Pembunuhan Kucing terjadi di Tasikmalaya dengan sejumlah lumuran darah dan sayatan di bagian badan kucing. (pixabay)
Pembunuhan Kucing terjadi di Tasikmalaya dengan sejumlah lumuran darah dan sayatan di bagian badan kucing. (pixabay)

Bisnisbandung.com – Baru-baru ini dikejutkan video viral di media sosial tentang motif pembunuhan sejumlah puluhan kucing.

Pembunuhan puluhan kucing di Kota Tasikmalaya sangat biadab karena ini belum diketahui motif pelaku, pembunuhan kucing ini ditemukan salah seorang warga sekitar.

"Kami menemukan kalau di pasar Indihiang di blok daging itu ada 13 ekor dengan kondisinya mati mengenaskan dan dalam organ hilang, tapi beberapa ekor lain kepalanya disembelih. Akan tetapi, seminggu sebelumnya juga telah menemukan kasus serupa di Pasar Cikurubuk dan terdapat 8 ekor kucing mati dengan leher digorok," kata Rellys.

Baca Juga: Pencinta Kucing Laporkan Video Viral

Rellys mengatakan, penemuan kucing yang mati di Pasar Cikurubuk dan Indihiang seluruhnya berjumlah 21 ekor.

Ia dan tim sempat berupaya untuk menyelamatkan dua ekor kucing yang mengalami luka sayatan di bagian perut dan kondisinya yang sudah dioperasi.

"Pembantaian kucing di Pasar Cikurubuk dan pasar Indihiang relatif sama, karena semuanya itu mengalami luka dengan cara disembelih di bagian leher dan disayat di bagian perut. Kami, menduga pelakunya sama dan ditemukannya sekitar pukul 03.00 WIB pagi dengan kejadian ini berharap pelakunya bisa segera ditangkap," ujarnya.

Baca Juga: Aktivis Kecam Video Viral Anjing Vs Kucing

Sejauh ini tidak ada yang mengetahui dalam aksi mutilasi dan pembunuhan tersebut, Polresta Tasikmalaya tengah menelusuri motif pelaku terhadap pembunuhan kucing tersebut.

Halaman:

Editor: Ahmad Farizal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

3S CCO Contest 2022 Region Jawa Barat Kembali Digelar

Jumat, 25 November 2022 | 22:03 WIB

Sisi Gelap Kehidupan Korea Selatan, Tak Seindah Drakor

Kamis, 24 November 2022 | 22:14 WIB
X