IA ITB Jabar dan Sanber Foundation Mencari Duta Masyarakat Desa Lewat Teknologi Informasi

- Selasa, 19 April 2022 | 13:16 WIB
Beasiswa IA ITB Jabar dan Sanber Foundation dalam mengembangkan Teknologi Informasi untuk Masyarakat Desa (IA ITB Jabar) (Instagram @Sanber_Foundation)
Beasiswa IA ITB Jabar dan Sanber Foundation dalam mengembangkan Teknologi Informasi untuk Masyarakat Desa (IA ITB Jabar) (Instagram @Sanber_Foundation)

 

Bisnis Bandung - Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung Jawa Barat (IA ITB Jabar) berkolaborasi dengan Sanber Foundation, sanbercode, sanber hub dan madaniloka untuk mengadakan beasiswa pelatihan bergengsi di dunia Teknologi Informasi (TI) bagi para masyarakat desa.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan skill para pemuda desa agar mampu terserap di dunia kerja bidang Teknologi Informasi. IA ITB Jabar dan Sanber Foundation bercita-cita untuk mencetak sumber daya manusia desa yang siap bekerja dari desa dan menjadi duta pemberdayaan desa melalui pemanfaatan Teknologi Informasi.

Dengan adanya program beasiswa ini, secara jangka panjang IA ITB Jabar dan Sanber Foundation turut serta berkontribusi dalam mengurangi tingkat pengangguran di desa, mengurangi tingkat urbanisasi para pemuda dari desa ke kota, meningkatkan upaya perwujudan smart village, mendorong desa-desa untuk memperoleh akses jaringan internet, mengurangi tingkat kesenjangan desa dan kota dan yang tak kalah pentingnya yaitu terbinanya mindset masyarakat desa mengenai pemberdayaan.

Baca Juga: IA ITB Jawa Barat Bersama PWNU Jawa Barat Bahas Pemanfaatan Teknologi untuk Pesantren

Bukan hanya pembekalan secara teknik yang akan diperoleh oleh para penerima beasiswa malainkan mereka juga akan dibekali dengan materi self development, persiapan karir kerja serta pemberdayaan desa. Mereka ini kedepannya diharapkan bisa menjadi duta-duta pemberdayaan desa lewat Teknologi Informasi.

Bentuk pelatihan beasiswa foundation dilakukan melalui full online, diperlukan laptop atau komputer agar peserta dapat secara bebas mengeksplorasi. Kedepannya, kami akan membuka donasi agar mereka yang belum memiliki laptop dapat diberikan pinjaman laptop tentunya masih dalam jangkauan yang tidak terlalu jauh.

Penerima beasiswa diharapkan dapat berkomitmen meluangkan waktu 3-4 jam agar latihan ini bisa berjalan secara optimal. Waktu pelaksanaan pelatihan dilakukan selama 2 bulan pembekalan materi dan sekitar 1 bulan untuk pengembangan diri dan persiapan kerja (simulasi project dan challenge).

Baca Juga: Dorong Pemulihan Ekonomi, IA ITB Jawa Barat Gandeng HIPMI Jawa Barat

Halaman:

Editor: Us Tiarsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X