Poundsterling Melemah Ke Level Terendah Terhadap USD Sejak 1971

- Senin, 26 September 2022 | 15:30 WIB
Poundsterling mengalami kejatuhan nilai terhadap USD pada perdagangan pagi ini (Unsplash)
Poundsterling mengalami kejatuhan nilai terhadap USD pada perdagangan pagi ini (Unsplash)

Bisnisbandung.com - Poundsterling merosot ke level terendah terhadap USD sejak desimalisasi pada tahun 1971.

Hal ini terjadi pada Poundsterling setelah Kanselir minggu lalu mengeluarkan pernyataan yang memungkinkan akan adanya lebih banyak pemotongan pajak.

Poundsterling mengalami penurunan lebih dari 4 persen menjadi hanya 1,0327 dolar pada awal perdagangan Asia sebelum kembali menguat menjadi sekitar 1,05 dolar pada Senin (26/9/2022) pagi.

Baca Juga: Mengikuti Shopee, Startup ini juga mem-PHK 20% Karyawannya di Bulan September

Serupa dengan Poundsterling, Euro juga mencapai level terendah baru dalam 20 tahun di tengah resesi dan kekhawatiran tentang keamanan suplai energi negara di Eropa.

Kanselir Kwasi Kwarteng sebelumnya menepis pertanyaan tentang reaksi pasar terhadap anggaran mininya – yang menguraikan program pemotongan pajak terbesar selama 50 tahun – setelah diumumkan pada hari Jumat dengan menggunakan lebih dari £70 miliar pinjaman yang meningkat.

Mr Kwarteng pada hari Minggu mengklaim pemotongan dilakukan guna mendukung orang yang tepat mendapat pemotongan pajak.

Namun sebelumnya berbagai tuduhan menyebutkan bahwa kebijakan tersebut malah membantu orang kaya di Inggris.

Baca Juga: Apple menghapus aplikasi Trading Berjangka MT4 dan MT5 dari iOS

Halaman:

Editor: Alit Suwirya

Sumber: standard.co.uk

Tags

Artikel Terkait

Terkini

3S CCO Contest 2022 Region Jawa Barat Kembali Digelar

Jumat, 25 November 2022 | 22:03 WIB

Sisi Gelap Kehidupan Korea Selatan, Tak Seindah Drakor

Kamis, 24 November 2022 | 22:14 WIB
X