Tahun Politik, Ormas Keagamaan Mampukah Cegah Politik Uang, Politisasi Agama dan Politik Adu Domba?

- Kamis, 23 Maret 2023 | 19:50 WIB
Wamenag, Zainut Tauhid Saadi berharap ormas keagamaan mencegah politik adu domba, politik uang, dan politisasi agama, memelopori politik santun, beretika dan berakhlak mulia. (dok. kemenag.go.id)
Wamenag, Zainut Tauhid Saadi berharap ormas keagamaan mencegah politik adu domba, politik uang, dan politisasi agama, memelopori politik santun, beretika dan berakhlak mulia. (dok. kemenag.go.id)

Bisnisbandung.com - Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Zainut Tauhid Saadi berharap ormas keagamaan di Indonesia untuk ikut berperan serta dalam menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia di tahun politik ini.

Menurut Zainut Tauhid Saadi ormas keagamaan memegang peranan penting dalam menjaga Indonesia tetap kondisi damai.

"Saat ini kita telah masuknya tahun Politik, saya mengajak kepada seluruh pimpinan ormas Islam, para ulama dan tokoh agama dan ormas keagamaan untuk mensukseskan agenda lima tahunan tersebut”.

Baca Juga: Operator Telekomunikasi Hingga Tenggat Waktu belum Turunkan Kabel, Ancamannya Kabel akan Digunting

“salah satu upaya untuk mensukseskannya yakni dengan beragam upaya, salah satu ikhtiarnya yakni melakukan edukasi kepada warga, agar menggunakan hak pilihnya secara bebas, demokratis, dan bertanggung jawab," papar Zainut Tauhid Saadi

"Para pimpinan ormas Islam, ormas keagamaan, ulama, dan tokoh agama, diharapkan mampu mengajak warga agar menjaga nilai-nilai persaudaraan, kerukunan, dan persatuan," imbuhnya.

Zainut Tauhid Saadi pun berharap kepada ormas-ormas untuk mampu mencegah politik adu domba, politik uang, dan politisasi agama.

Baca Juga: Viral! Pesawat Super Air Jet Mengalami AC Mati Sepanjang Perjalanan 1 Jam 50 Menit Dari Denpasar ke Jakarta

Dikatakan Zainut Tauhid Saadi, ormas keagamaan diharapkan juga mampu memelopori politik santun, beretika dan berakhlak mulia.

Sehingga, pesta demokrasi di tanah air, di tahun 2024 mendatang dapat berjalan dengan damai, aman, dan menghasilkan para pemimpin bangsa yang berkualitas, berintegritas, dan mencintai rakyatnya.

"Kita harus memegang teguh prinsip, persaudaraan selamanya, sedangkan Pemilu hanyalah agenda rutin lima tahunan”

“Mari kita tetap menjadi saudara, sudah tidak ada lagi kubu-kubuan diantara kita,", pungkasnya.***

Editor: Ahmad Farizal

Sumber: kemenag.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dampak cyberbullying bagi anak muda

Rabu, 12 April 2023 | 17:40 WIB
X