Hari Anak Nasional di Dunia Digital, ECPAT Indonesia Menemukan Responden Anak Mengalami Eksploitasi Seksual

- Senin, 25 Juli 2022 | 16:00 WIB
Illustrasi keamanan anak di dunia teknologi digital masih rendah dalam pengawasan orang tua  (pixabay)
Illustrasi keamanan anak di dunia teknologi digital masih rendah dalam pengawasan orang tua (pixabay)

Bisnisbandung.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menilai pentingnya menyuarakan literasi digital kepada masyarakat Indonesia.

Khususnya untuk orang tua dalam rangka melindungi keselamatan putra putrinya di ranah daring dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2022.

Hari Anak Nasional dilakukan mengingat banyak anak Indonesia yang telah memanfaatkan teknologi digital dalam keseharian mereka.

Baca Juga: Chair DEWG G20 Menyoroti Kesenjangan Digital yang Menjadi Masalah Global saat Pandemi

Dalam kegiatan tersebut, Kemen PPPA mengundang Kementerian Komunikasi dan Informatika, ECPAT Indonesia, Meta dan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi.

Hal itu, mengingat dalam setiap peringatannya, Hari Anak Nasional selalu dijadikan momentum untuk memperjuangkan perlindungan anak di Indonesia.

Berdasarkan hasil Survei Ekonomi Nasional 2020 oleh Badan Pusat Statistik diketahui bahwa sebesar 25,8 persen pengguna internet adalah anak.

Namun, keamanan anak di dunia teknologi digital saat ini masih rendah bila dilihat dari laporan Child Online Safety Index.

Dimana Indonesia menempati rangking 26 dari 30 negara dengan skor total 17,5 yaitu di bawah skor rata-rata 30 negara.

Halaman:

Editor: Us Tiarsa

Sumber: infopublik.id

Artikel Terkait

Terkini

X