Riset Menunjukan Pandangan Terbaru tentang Penggunaan Energi pada Penambangan Crypto Bitcoin, Simak laporanya

- Minggu, 6 November 2022 | 20:30 WIB
Ilustrasi Crypto Bitcoin yang penggunaan energinya saat ini tengah banyak dibicarakan (Photo by Aleksi Räisä on Unsplash)
Ilustrasi Crypto Bitcoin yang penggunaan energinya saat ini tengah banyak dibicarakan (Photo by Aleksi Räisä on Unsplash)

Bisnisbandung.com - penambangan Crypto Bitcoin yang semakin marak di seluruh dunia selama ini mendapat perhatian tentang energi yang dikonsumsi dalam kegiatan operasionalnya.

Konsumsi energi yang tinggi pada penambangan Crypto Bitcoin juga telah membuat beberapa negara melarang kegiatan tersebut karena dikhawatirkan dapat menganggu kegiatan industri lain.

Oleh karena itu beberapa perusahaan penambangan Crypto Bitcoin raksasa mulai mencari sumber energi ramah lingkungan yang murah guna menjalankan operasional penambangan mereka.

Baca Juga: Foundry Academy Membuka Program Pelatihan untuk Menghasilkan Teknisi Terbaik di Industri Pertambangan Bitcoin

Di sisi lain kegiatan penambangan Crypto Bitcoin juga menghasilkan pertumbuhan tenaga kerja yang sangat terampil, membawa peningkatan pendapatan yang signifikan, dan meningkatkan infrastruktur di sekitarnya.

Berbagai agregator dan pelacak data bekerja sepanjang waktu untuk menyediakan pasar dengan jumlah energi yang tepat yang dikonsumsi jaringan.

Banyak yang menawarkan perbandingan menarik dengan tujuan untuk mengilustrasikan seberapa besar daya yang dibutuhkan Bitcoin.

Baca Juga: Pemain Bintang Yang Terancam Tidak Bisa Mengikuti Piala Dunia 2022 Qatar

Misalnya, beberapa data menunjukkan bahwa jumlah listrik yang dikonsumsi oleh jaringan Bitcoin dalam satu tahun dapat memberi daya pada seluruh Universitas Cambridge selama 758 tahun.

Halaman:

Editor: Alit Suwirya

Sumber: Cryptoslate.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mageran? 5 Cara Biar Dapet Duit Sambil Tiduran

Jumat, 27 Januari 2023 | 20:30 WIB
X