Kacau! Pengguna Crypto GALA Token Marah, Setelah Kepemilikan Token Dikonversi Menjadi Koin Meme

- Sabtu, 5 November 2022 | 19:00 WIB
Ilustrasi GALA Merupakan salah satu Token Crypto yang mempunyai fundamental yang bagus (unsplash/Behnam Norouzi)
Ilustrasi GALA Merupakan salah satu Token Crypto yang mempunyai fundamental yang bagus (unsplash/Behnam Norouzi)

Bisnis Bandung - Pada hari Jumat (4/11/2022) pasar Crypto digemparkan dengan turunnya harga Token GALA yang mencapai 85% , dikarenakan terjadinya masalah pada Token tersebut.

Dimana tempat Pertukaran Crypto,  Huobi, menghapus pasangan perdagangan GALA / USDT pada hari Jumat setelah versi Token GALA berubah menjadi pGALA, yang mana sebelumnya pGALA merupakan Token yang tidak ada harganya.

Perubahan secara mendadak pada Crypto Token GALA tersebut terjadi dikarenakan setelah penerbit Token GALA menemukan ada masalah dengan kode jembatannya .

Baca Juga: Malaysia terancam bangkrut !! Simak perbandingan utang Indonesia dan Malaysia

Sebelumnya Beberapa pengguna telah membeli Token yang sangat didiskon untuk memanfaatkan peluang arbitrase yang nyata , Alasan penurunan harga awal berasal dari manuver membingungkan yang dilakukan oleh pNetwork – sebuah perusahaan yang mengunci GALA di blockchain Ethereum dan mencetaknya kembali sebagai “pGALA” di Binance Smart Chain.

Ketika pNetwork menemukan kerentanan dalam kode penghubungnya, pNetwork mengeksekusi serangan “white-hat” pada Tokennya sendiri – mencetak miliaran token pGALA baru dan menggunakannya untuk menguras pertukaran terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk bertukar antara pGALA dan BSC lainnya- Token berbasis. 

Langkah ini secara efektif memungkinkan pNetwork untuk mengambil kendali atas dana pengguna.

Dimana awalnya Pengguna Huobi yang membeli Token GALA setelah insiden tersebut melihat koin mereka dikonversi menjadi “pGALA,” dinamai untuk versi perdagangan Token GALA yang akan segera pensiun di Binance Smart Chain.

Dalam pernyataan resmi di situs webnya, Huobi menyebut pGALA merupakan versi barunya sebagai “Token meme”, dengan catatan bahwa itu “tidak terkait dengan Token GALA asli.”

Baca Juga: Gerhana Bulan Akan Muncul Tanggal 8 November 2022, Simak wilayah yang Dapat Menyaksikannya

Halaman:

Editor: Yayu Rahayu

Sumber: coindesk.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mageran? 5 Cara Biar Dapet Duit Sambil Tiduran

Jumat, 27 Januari 2023 | 20:30 WIB
X