Apindo Dorong Kerjasama Penggunaan LCS Diperluas ke Negara Lain

- Kamis, 16 Juni 2022 | 07:00 WIB
Ketua Apindo Jabar Saat Mengemukakan Harapannya Agar LCS Diperluas (Budi Hartati)
Ketua Apindo Jabar Saat Mengemukakan Harapannya Agar LCS Diperluas (Budi Hartati)

Bisnis Bandung - Penggunaan Local Currency Settlement atau LCS yang mampu mengefisiensikan biaya transaksi dengan valuta asing, disambut baik Apindo Jabar.

Ketua Apindo Jabar, Ning Wahyu mengatakan, LCS harus didukung para pengusaha karena bisa memperkecil biaya transaksi.

Ning mengemukakan, hingga saat ini belum banyak anggota Apindo yang menggunakan LCS, yang terdata olehnya baru setidaknya 30 perusahaan.

"Kalau sejauh ini yang terpantau sih masih 30, tapi kita masih akan terus melakukan pendataan," ujarnya.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 dan Tingginya Inflasi di Amerika Dorong Pemerintah Gencarkan Penggunaan LCS

Padahal, jumlah anggota Apindo Jabar mencapai 2.500 perusahaan dan 80 persennya melakukan kegiatan ekspor impor.

"Sejujurnya saya belum terupdate karena setiap tahun kita juga ada peningkatan jumlah eksportir. Anggota Apindo sendiri ada 2.500, artinya banyak sekali yang belum memakai fasilitas itu," pungkasnya.

Kurangnya sosialisasi yang dilakukan pemerintah menjadi salah satu alasan banyak pengusaha yang belum menggunakan fasilitas LCS.

Padahal, menurut Ning, umumnya perusahaan yang tergabung dalam Apindo Jabar merupakan industri padat karya, seperti garment, tekstil, dan sepatu sehingga mereka dipastikan melakukan kegiatan ekspor.

Ning pun mengatakan, eksportir yang menjadi anggota Apindo Jabar tidak hanya mengirim produk ke-4 negara yang sudah menjalin kerjasama dengan Indonesia dalam hal penggunaan LCS, yaitu Malaysia, Thailand, China, dan Jepang.

Halaman:

Editor: Yayu Rahayu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Referensi 10 Saham Terbaik di Indonesia,

Selasa, 21 Juni 2022 | 17:00 WIB

Elon Musk : Saya Akan Terus Mendukung Dogecoin

Senin, 20 Juni 2022 | 14:35 WIB
X