Ridwan Kamil Jamin Siswa Miskin di Jabar Sekolah Gratis Meski di Swasta

- Selasa, 7 Juni 2022 | 16:30 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil Usai Memantau PPDB di Dinas Pendidikan Jabar (Budi Hartati)
Gubernur Jabar Ridwan Kamil Usai Memantau PPDB di Dinas Pendidikan Jabar (Budi Hartati)

Bisnis Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjamin, pihaknya berupaya semaksimal mungkin membantu pendidikan siswa dari ekonomi tak mampu agar bisa bersekolah di Jabar.

Tak hanya dengan mengucurkan anggaran dari sistem BPMU dan KITM, tapi beberapa sekolah swasta di Kota Bandung pun sudah menyatakan siap menampung dan menggratiskan biaya sekolah siswa dari ekonomi tak mampu.

"Salah satu pembelaan warga miskin di Jabar adalah kita memberikan bantuan keuangan kepada warga miskin yang sekolahnya di swasta. Jadi tolong digarisbawahi, mau sekolah negeri atau swasta sama saja," pungkasnya.

Menurutnya, tahun ini merupakan tahun yang spesial karena dengan adanya program sekolah swasta peduli duafa, kemungkinan besar ada ribuan anak duafa yang bisa bersekolah di swasta secara gratis.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Melandai, SPOrT JABAR Dibuka Bertahap

"Kemungkinan akan ada ribu-ribu anak duafa yang nanti sekolah di swasta tidak perlu bayar sama sekali selama 1 sampai 3 tahun. Nah ini gotong royong luar biasa," ujarnya.

Tahun 2021 lalu, hanya ada 70-an anak yang bisa bersekolah secara gratis di sekolah swasta. Hal itu karena ada satu sekolah swasta di Bandung yang memprogramkannya.

Tapi, tahun 2022, berdasarkan pertemuan secara virtual di Dinas Pendidikan Jabar, ada 21 sekolah dan yayasan SMA/SMK swasta di Kota Bandung dengan kuota mencapai 748, siap menggratiskan biaya sekolah siswa miskin selama 1 hingga 3 tahun.

Gubernur pun mengucapkan terimakasih kepada sekolah swasta yang menggratiskan biaya sekolah anak tidak mampu secara ekonomi.

Dirinya pun menitipkan agar jika ada komplain terkait hal tersebut untuk disampaikan, hingga proses PPDB berakhir pada 30 Juni, "Kalau ada komplain tolong disampaikan, sistem sudah disiapkan."

Baca Juga: Ratusan Pengendara Motor Terjaring Razia Satlantas Polres Cimahi Saat Melintasi Jalan Raya Lembang

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Dedi Supandi mengungkapkan, ada program BPMU dan KITM bagi siswa ekonomi tak mampu yang bersekolah di swasta.

"Kalau Bantuan Pendidikan Menengah Universal, seluruh siswa di swasta disubsidi 700 ribu. Bagi warga miskin yang mendaftar di jalur afirmasi KITM apabila tidak diterima di negeri dan bersekolah di swasta akan disubsidi 2 juta pertahun," katanya.

Menurut Dedi, program sekolah swasta peduli masyarakat miskin merupakan solusi karena di masa pandemi ini masyarakat miskin bertambah banyak.

Untuk itu, disediakan anggaran BPMU sebesar 900 milyar rupiah, dan KITM sebesar 14 milyar rupiah.

Halaman:

Editor: Yayu Rahayu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Garut Diguncang Gempa Magnitudo 4,3

Kamis, 2 Februari 2023 | 12:35 WIB

Jambore Talenta Digital Buka Cakrawala Informatika

Jumat, 16 Desember 2022 | 17:45 WIB
X