Heboh Bank Terbesar di Dunia Ternyata Memiliki Eksposur terhadap Crypto Bitcoin, Ethereum, DOT, XRP, dan ADA

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 19:58 WIB
Crypto telah menjadi aset yang menarik untuk difasilitasi oleh Bank Besar Dunia (Pixabay)
Crypto telah menjadi aset yang menarik untuk difasilitasi oleh Bank Besar Dunia (Pixabay)

Bisnisbandung.com - Dunia Perbankan saat ini mulai melihat Crypto sebagai salah satu aset yang berharga untuk diperdagangkan.

Berbagai bank besar dunia diketahui telah memfasilitasi nasabahnya untuk melakukan transaksi dalam Crypto.

Bahkan sebuah laporan dari Basil Committee on Banking Supervision menunjukan bahwa bank-bank top dunia memiliki eksposur terhadap Crypto senilai sekitar 9 Miliar USD, termasuk Polkadot (DOT), Cardano (ADA), dan Ripple (XRP).

Baca Juga: Mengintip Spesifikasinya, Poco M5 Siap Hadir Di Indonesia

Menurut penelitian yang berjudul “Basil II Monitoring report” dari Bank of International Settlements (BIS), dua Cryptocurrency terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, Bitcoin ($ BTC) dan Ethereum ($ ETH) adalah yang paling terbuka bagi bank, dengan mata uang Crypto andalan yang membentuk 31% dari eksposur Crypto yang dilaporkan, dan ETH merupakan 22% darinya.

Gabungan BTC dan ETH secara khusus membentuk “hampir 90% dari eksposur yang dilaporkan,” sementara cryptocurrency populer lainnya juga dimasukkan dalam laporan. Polkadot (DOT) menghasilkan 2% dari paparan yang dilaporkan, sementara $XRP menghasilkan persentase yang sama.

Crypto Cardano (ADA) menghasilkan 1% dari eksposur, seperti halnya Solana (SOL).

Baca Juga: Buntut Tragedi Kanjuruhan, Kapolres Malang dan Komandan Brimob Dipecat!

Cryptocurrency lain dalam laporan tersebut adalah Litecoin (LTC) dengan 0,4% dari eksposur yang dilaporkan, dan Stellar (XLM), dengan sekitar 0,4% dari eksposur juga.

Halaman:

Editor: Alit Suwirya

Sumber: Cryptoglobe.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Catat! 5 Kesalahan Pemula Dalam Trading Wajib Dihindari

Selasa, 29 November 2022 | 21:45 WIB

Sekarang Waktunya Ekonomi Indonesia Anti Resesi

Sabtu, 26 November 2022 | 17:00 WIB
X