Lebih Renyah, Unik, Legit, Burayot dan Aliagrem Produk Jadoel Rasa Gaoel

- Senin, 25 April 2022 | 10:05 WIB
Burayot Makanan Tradisional khas Garut yang satu ini, lebih renyah dan lebih enak, karena gulanya asli gula aren dan tanpa pemanis buatan. (Bisnisbandung.com/Dadan Firmansyah)
Burayot Makanan Tradisional khas Garut yang satu ini, lebih renyah dan lebih enak, karena gulanya asli gula aren dan tanpa pemanis buatan. (Bisnisbandung.com/Dadan Firmansyah)
Bisnis Bandung - Waty Mujiawaty (Mjie), adalah pemilik usaha M'Jie Burayot. Produk usahanya yakni Burayot dan Aliagrem, makan khas/tradisional asal Jawa Barat.

Waty Mujiawaty (Mjie) mengutarakan, awal mula usahanya, produksi Burayot dan Aliagrem, sejak tahun 2011. Awalnya, waktu itu ada teman yang menanyakan aneka olahan/makanan jadoel untuk acara ultah, dan kebetulan usaha keluarga semua wirausaha d bidang kuliner dan makanan basah seperti Nagasari, Bugis, Risol, Bakwan Udang dan Aliagrem.

"Waktu itu, temen nanya Mjie bisa bikin Burayot ga? tanya temen, lalu saya jawab bisa dong saya kan turunan Garut masa ga bisa bikin Burayot, pesen lah temen saya itu 200 piecs untuk acara ultahnya, dan tidak menyangka juga ternyata mereka menyukai makanan satu ini, dan saya pun bersama orangtua akhirnya memproduksi Burayot, Aliagrem dan aneka jajanan sunda lainnya, dan alhamdulillah sampai sekarang ternyata Burayot, Aliagrem makin booming" akunya.
 
Baca Juga: Kue Mochi Oleh-Oleh Mudik dari Sukabumi

Waty Mujiawaty (Mjie) mengaku usaha yang digelutinya saat ini, yakni produksi Burayot dan Aliagrem, ada kaitan dengan latar belakang keluarganya, karena keluarga besarnya semua bergerak di bidang kuliner dan berbagai olahan makanan jadoel lainnya

Dikatakan Waty Mujiawaty (Mjie), kemampuan produksi Burayot dan Aliagrem, bermula dari ayah dan ibunya, mereka semua yang selalu memotivasi dan memberikan masukan bagi kemajuan usahanya.

Sedangkan untuk pemasaran Burayot dan Aliagrem dibantu dari berbagai Dinas, UMKM Bandung yang selalu membeti pelatihan - pelatihan digital marketing hingga faham untuk memasarkan secara online dan ofline juga.
 
Baca Juga: Rasanya Gurih, Renyah dan Berkualitas, Paksin Opak Singkong Ini Cocok Jadi Cemilan Sehari - Hari

Menurutnya, olahan Burayot dan Aliagrem ini untuk bahan bakunya sangat mudah didapat karena dari bahan bahan lokal seperti tepung beras dan gula aren asli.

Waktu Untuk membuat adonan Burayot dan Aliagrem sendiri hanya 2 jam, sedangkan untuk gorengnya tergantung berapa banyak Burayot atau Aliagrem yang diproduksi.

Saat ini jumlah tenaga kerja untuk memproduksi Burayot dan Aliagrem berjumlah 2 orang.

Waty Mujiawaty (Mjie) mengklaim, produk Burayot dan Aliagremnya, kalau kata konsumen itu lebih renyah dan lebih enak karena gulanya asli gula aren dan tanpa bahan tambahan atau pemanis buatan.
 
Baca Juga: Ajiiib Pedasnya,  Sambal Srikandi Dikemas Hygienis, Cita Rasanya Menambah Nafsu Makan

"Alhamdulillah produk saya ini sudah halal, kalau untuk PIRT sendiri saya sudah konsultasi dengan DINKES kalau Burayot dan Aliagrem itu ga begitu perlu PIRT, karena termasuk golongan makanan basah yang cuma seminggu tahannya, tetapi saya sedang pengajuan untuk PIRT"

Buarayot dan Aliagrem dijual dengan harga Rp 25.000/bok isi 10 piecs, dan dalam sebulan mampu memproduksi 300 boks, dan trend penjualan naik turun tiap bulannya. Segemen pasarnya semua segmen.

Produk Burayot dan Aliagrem buatanya di jual di Bandung sampai luar Jawa, belum diimpor karena hanya bertahan 7 hari.

Untuk optimalisasi pemasaran produk, menggunakan secara on line dan off line, ada WA, IG, FB, Goggle Bisnis.
 
Baca Juga: Respek! Klub Inggris ini Persilahkan Stadion jadi Lapangan Shalat Ied

Dikatakannya, untuk meningkatkan kualitas produk usaha yang dilakukan yakni meningkatkan promosi yang lebih baik lagi.

Persaingan produknya persaingan lokal, karena banyak juga yang memproduksi Burayot dan Aliagrem dengan berbagai harga.

Menurut pengakuan Waty Mujiawaty (Mjie), kendala produksi yang dihadapi yakni kurangnya alat untuk membuat adonan, kita harus melihat pangsa pasar juga, karena tidak semua orang mengenal dan tahu makanan jadoel Burayot dan Aliagrem ini.
 
Baca Juga: Tokyo Verdy Undang Supporter Indonesia Tonton Pertandingan Secara Gratis, Kode Pratama Arhan akan Debut?

Peran serta dari pemerintah ada, yaitu dinas - dinas umkm yang banyak memberi pelatihan - pelatihan untuk kemajuan usaha, pungkasnya. ***

Editor: Yudhi Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X