Ketahui! cara sukses di bursa saham menurut Warren Buffett

- Jumat, 18 November 2022 | 06:30 WIB
 Beberapa tips cara sukses di bursa saham yang digunakan menurut Warren Buffet (Pixabay/ Karolina Grabowska)
 Beberapa tips cara sukses di bursa saham yang digunakan menurut Warren Buffet (Pixabay/ Karolina Grabowska)

Bisnisbandung.com - banyak yang mencari tahu bahwa cara sukses di bursa saham itu susah, tetapi tidak menurut Warren Buffett dimana ia adalah seorang yang bisa sukses di bursa saham

Sebenarnya menurut Warren Buffet Tips untuk cara sukses di bursa saham itu sangat sederhana , menurutnya pemilihan dalam membeli saham itu paling penting, alasanya karena memilih perusahaan yang mempunyai fundamental yang bagus , akan meningkatkan persentase kita untuk bisa sukses di bursa saham tersebut.

Sebelumnya memang tips cara sukses di bursa saham yang digunakan menurut Warren Buffett ini ,bukan tips yang baru, tips ini juga sudah digunakan oleh orang-orang kaya yang sebelumya sudah terjun ke dunia saham dahulu. 

Baca Juga: Awas !! Ada pembunuh flagship killer Tahun 2022, Yuk intip spesifikasi Realme GT Neo 3T

Contohnya Ketika Warren Buffett sukses berinvestasi di sebuah perusahaan yang ada di Bursa Saham, dia tidak pernah khawatir apakah perusahaan itu akan diakui oleh pasar pada suatu saat. atau Sebaliknya, dia lebih peduli tentang seberapa baik perusahaan itu akan menghasilkan uang.

Selain itu, dia menilai seberapa besar kemungkinan sebuah transaksi kehilangan modal ketika didukung oleh manajer yang kuat dan rajin, dan ketika menentukan nilai intrinsik dari sebuah kesepakatan.

Dalam pandangannya, bisnis dapat dilikuidasi untuk nilai diskon dari sisa uang tunai. Sebagai bagian dari perhitungan ini, dia menggunakan angka tunai yang didefinisikan sebagai "penghasilan pemilik".

Baca Juga: Ingin Bisnis Mu Membuahkan Hasil Lebih Banyak? Berikut Alat Pemasaran Digital Yang Bisa Membantu

Metode Warren Buffett juga melibatkan pemeriksaan semua biaya, tidak hanya yang dianggap sebagai beban akuntansi, untuk menentukan nilai ekonomi jangka panjang. Menurutnya, praktik mark-to-market mengalihkan perhatian dari bottom line dengan meningkatkan volatilitas.

Halaman:

Editor: Alit Suwirya

Sumber: tradersunion.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X