Penambangan Crypto Bitcoin Ilegal menjadi Perhatian Negara Ini karena Suplai Listrik yang Terbatas

- Selasa, 1 November 2022 | 12:45 WIB
Ilustrasi Pemandangan di Paraguay dimana penambangan Crypto Bitcoin ilegal tengah diperhatikan karena dapat menganggui suplai listrik industri lain (Pixabay)
Ilustrasi Pemandangan di Paraguay dimana penambangan Crypto Bitcoin ilegal tengah diperhatikan karena dapat menganggui suplai listrik industri lain (Pixabay)

Bisnisbandung.com - Penambangan Crypto Bitcoin yang memerlukan suplai listrik tinggi tentu menjadi perhatian beberapa negara.

Negara yang memiliki suplai listrik terbatas seringkali membatasi penambangan Crypto Bitcoin yang beroperasi di negaranya agar tidak menganggu operasional industri lain.

Paraguay merupakan salah satu negara yang sedang memperhatikan pertumbuhan penambangan Crypto Bitcoin di negaranya.

Baca Juga: India Mulai Mengevaluasi untuk Penerapan Pajak pada Exchanger Crypto yang Beroperasi di India

Diketahui tarif listrik murah di Paraguay telah mendorong tumbuhnya penambangan Crypto Bitcoin ilegal di negara tersebut.

Penambangan Crypto Bitcoin ditengarai dapat merusak jaringan listrik dan mungkin bertentangan dengan stabilitas sistem tenaga di negara tersebut.

ANDE, Administrasi Tenaga Nasional, menyatakan pada 28 Oktober bahwa ledakan penambangan Crypto Bitcoin baru-baru ini telah menyebabkan konsumsi daya untuk departemen Alto Parana tumbuh sangat besar, dengan banyak operasi yang terhubung secara ilegal ke jaringan.

Baca Juga: Pentingnya Punya Pengalaman Kerja, Cara Mudah Menjawab Pertanyaan HRD Saat Resign Dari Perusahaan Sebelumnya

Menurut Miguel Angel Baez, direktur teknis organisasi ANDE, ini telah mendorong kelompok tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan di zona tersebut, meningkatkan operasi pengawasan untuk mendeteksi koneksi rahasia di perbatasan dengan Brasil.

Halaman:

Editor: Alit Suwirya

Sumber: Bitcoin.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Heboh Microsoft PHK 10.000 karyawan, Ini Penyebabnya

Sabtu, 21 Januari 2023 | 06:30 WIB
X