Penegak Hukum Belanda Tangkap Terduga Pengembang Tornado Cash di Amsterdam

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 15:00 WIB
Ilustrasi pihak berwenang Belanda telah menangkap terduga pengembang Tornado Cash (Unsplash)
Ilustrasi pihak berwenang Belanda telah menangkap terduga pengembang Tornado Cash (Unsplash)

Bisnis Bandung - Tornado Cash, salah satu perusahaan yang bergerak di ruang Crypto, telah diberlakukan sanksi pelarangan oleh otoritas Amerika Serikat.

Beberapa hari lalu, sanksi pelarangan bagi Tornado Cash, telah resmi diberlakukan.

Dikutip bisnisbandung.com dari news.bitcoin.com (13/8/2022), pengawas Departemen Keuangan AS, Office of Foreign Asset Control (OFAC), melarang aplikasi pencampuran Ethereum Tornado Cash dan 44 alamat berbasis Ethereum terkait.

Sekarang penegak hukum Belanda telah mengungkapkan bahwa FIOD telah menangkap orang tak dikenal berusia 29 tahun yang dituduh mengembangkan Tornado Cash.

Baca Juga: LPP Bandung Juara 1 Lomba Yel se Jabar Dalam HDKD Kemenkumham ke 77

Siaran pers yang diterbitkan oleh pihak berwenang Belanda mencatat bahwa tersangka akan dibawa ke hadapan hakim dan lebih lanjut mengisyaratkan bahwa "beberapa penangkapan tidak dikesampingkan."

Penyelidik Belanda mengatakan bahwa sejak 2019, Tornado Cash mencatat omzet sekitar $7 miliar dan pejabat penegak hukum percaya “mata uang Crypto asal kriminal senilai setidaknya satu miliar dolar melewati mixer.” Identitas individu tersebut belum diungkapkan oleh pejabat di Amsterdam tetapi pihak berwenang Belanda menekankan bahwa “teknologi canggih, seperti organisasi yang terdesentralisasi” mendapat perhatian ekstra dari FIOD jika mereka dicurigai melakukan praktik pencucian uang.

Penangkapan tersebut mengikuti pengumuman larangan OFAC yang terjadi pada 8 Agustus. “Entitas berikut telah ditambahkan ke daftar SDN OFAC: Tornado Cash,” rincian laporan Penunjukan terkait Cyber OFAC.

Kemudian beberapa pengembang yang telah bekerja pada basis kode Tornado Cash open source melalui Github membuat akun mereka ditangguhkan , dan beberapa komit dihapus dari repositori perangkat lunak.

Selain itu, operator bisnis Crypto terpusat seperti Circle membekukan alamat yang diduga terkait dengan larangan Tornado Cash OFAC.

Halaman:

Editor: Yayu Rahayu

Sumber: news.bitcoin.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bank Jepang Ini Kepincut Investasi Crypto

Kamis, 22 September 2022 | 10:51 WIB
X