Inflasi Mendorong Warga Negara Chili Untuk Beralih ke Crypto USDT dan USDC

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 15:30 WIB
Inflasi yang tinggi di Chili mendorong warganya untuk membeli Crypto stablecoin untuk mempertahankan nilai kekayaan dari inflasi (Pixabay)
Inflasi yang tinggi di Chili mendorong warganya untuk membeli Crypto stablecoin untuk mempertahankan nilai kekayaan dari inflasi (Pixabay)

Bisnisbandung.com – Amerika Latin kembali diberitakan menjadi tempat pertumbuhan penggunaan Crypto sebagai alat perdagangan.

Sebelumnya Brazil diberitakan telah menyiapkan RUU Crypto sejak awal tahun dan akan segera dilakukan pengesahan.

Bank terbesar di Argentina juga dikabarkan memfasilitasi nasabahnya untuk membeli beberapa Crypto yang dinilai aman sebagai investasi.

Selain dirasa aman, Crypto juga memiliki produk stablecoin yang membuat warga dengan mudah membeli USDT atau USDC dengan nilai yang setara dengan USD (dolar Amerika).

Baca Juga: CEO Tesla CEO Tesla Elon Musk Musk Mengatakan Inflasi Telah Memuncak dan Akan Mengalami resesi Selama 18 Bulan

Kali ini warga Chili, rumah bagi salah satu ekonomi paling stabil di Amerika Latin selama beberapa dekade terakhir, beralih ke Crypto stablecoin untuk menghadapi potensi kemerosotan ekonomi.

Menurut sebuah laporan oleh CoinDesk, Chili menggunakan Crypto stablecoin populer sebagai perlindungan terhadap inflasi yang mengancam negara dan berkontribusi pada tren global.

Laporan tersebut mencatat bahwa pertukaran Crypto lokal di negara tersebut telah mengalami peningkatan 50% dalam transaksi stablecoin selama tiga bulan terakhir.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 dan Tingginya Inflasi di Amerika Dorong Pemerintah Gencarkan Penggunaan LCS

Halaman:

Editor: Us Tiarsa

Sumber: Bitcoin.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bank Jepang Ini Kepincut Investasi Crypto

Kamis, 22 September 2022 | 10:51 WIB
X