Inovasi Motor Berbahan Bakar Air, Bisa Tempuh 232 Km Hanya dengan Satu Liter

- Rabu, 18 Mei 2022 | 08:00 WIB
Anggota Kodam III Siliwangi Memperlihatkan Inovasi Nikuba. (Bisnisbandung.com/Budi Hartati)
Anggota Kodam III Siliwangi Memperlihatkan Inovasi Nikuba. (Bisnisbandung.com/Budi Hartati)

Bisnis Bandung - Bahan bakar fosil yang kian menipis membuat energi terbarukan semakin diperlukan. Salah satu inovasi pun dilakukan warga Cirebon dengan menjadikan air sebagai bahan bakar motor.

Bahkan, warga Cirebon tersebut mengklaim, dirinya sudah melakukan uji coba dengan menggunakan motor dari Cirebon ke Semarang, hanya menghabiskan satu liter air yang sudah dicampur katalis tersebut.

Jarak sejauh setidaknya 232 kilometer dirinya tempuh dari Cirebon ke Semarang, dengan menggunakan motor yang sudah dimodifikasi berbahan bakar air.

Pria bernama Ariyanto Misel tersebut mengatakan, dirinya telah membuat nikuba atau teknologi bahan bakar air untuk kendaraan bermotor sejak 7 tahun lalu.

Baca Juga: Inilah Alasan Ustadz Abdul Somad dan Rombongan Dideportasi dari Singapura

"Awalnya saya mencoba membuat bahan bakar air untuk mobil, ternyata bisa menghemat 30 sampai 40 persen," tutur Ariyanto.

Karena adanya keinginan dari pihak TNI agar teknologi tersebut bisa digunakan untuk motor dengan menggunakan 100 persen air, dirinya pun melakukan riset.

Akhirnya, setelah melakukan riset selama 7 tahun, Ariyanto menghasilkan teknologi motor yang bisa 100 persen berbahan bakar air.

Menurutnya, air yang digunakan harus bebas dari kandungan logam berat dan diberinya katalis yang dibuat secara organik.

Baca Juga: Rizal Ramli: Carut Marut Partai Politik Dan Sistem Presidential Threshold, Inilah Kunci Dari Sekop Pemerasan

"Cara kerjanya, ini kan tabung air, kemudian air yang dipakai harus bebas dari kandungan logam berat, jadi benar-benar 90 persen air murni. Lalu saya beri katalis yang bukan pada umumnya, saya buat sendiri secara organik," katanya sambil memegang tabung bahan bakar yang dibuatnya.

Ariyanto menambahkan, katalis tersebut terpecah secara elektrolisis di elemen pada tabung air tersebut oleh katoda dan anoda menjadi H2 dan O2. Hidrogen itulah yang dialirkan ke ruang bakar melalui selang.

"Itu cara kerja sederhana tapi menghasilkan alhamdulilah motor yang digunakan bapak-bapak babinsa berjalan dengan baik," pungkasnya.

Kecepatan motor pun menurutnya lebih maksimal karena bahan bakar tersebut menghasilkan gas yang setara dengan racing fuel.

Baca Juga: Faisal: Khawatir dengan Keuangan Negara, Ada Proyek Terselubung dalam Pembangunan IKN

"Yang dihasilkan dari alat ini gas, gas itu setara dengan racing fuel yaitu bahan bakar mobil balap. Di atas racing fuel ada avigas untuk mobil balap formula," ujarnya.

Teknologi bernama Nikuba tersebut telah digunakan di Kodam III Siliwangi selama 2 bulan dan digunakan juga di Danramil Cirebon.

Ariyanto pun mengatakan, dirinya tengah menempuh uji kelayakan dan hak paten Nikuba di HAKI.

Sementara itu, Pangdam III Siliwangi Kunto Arief Wibowo mengatakan, pihaknya berupaya memaksimalkan potensi Kodam beserta komponen lainnya, dengan beradaptasi terhadap perkembangan lingkungan melalui pendekatan teknologi.

Menurut Kunto, kemungkinan produk-produk yang digunakan pihaknya salah satunya Nikuba diproduksi massal, bergantung pada kebutuhan internal Kodam dan masyarakat.***

Editor: Yudhi Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Exhibition Perdana Honda WR-V Hadir Di Kota Bandung

Kamis, 24 November 2022 | 10:19 WIB

Motor Listrik ini Cuma 8 Jutaan, Solusi Harga BBM Naik

Minggu, 18 September 2022 | 10:52 WIB

Honda Tambah Dealer Di Cikampek

Kamis, 1 September 2022 | 16:30 WIB
X