Katanya Batagor Ini Renyah Dan Enak, Penasaran?

- Kamis, 14 April 2022 | 17:00 WIB
baso tahu goreng atau batagor ini, diproduksi tanpa bahan pengawet dan pewarna (Bisnisbandung.com / Dadan Firmansyah)
baso tahu goreng atau batagor ini, diproduksi tanpa bahan pengawet dan pewarna (Bisnisbandung.com / Dadan Firmansyah)

Bisnis Bandung - Dede Sukaesih, pemilik usaha kuliner batagor, dengan merk dagang "Batagor Curintik" mengemukakan, awal menggeluti usaha batagor berawal dari coba-coba ingin membuat batagor untuk di konsumsi keluarga.

Karena mendapat testimoni enak, akhirnya coba untuk jual batagor, kemudian muncul ide lain untuk membuat siomay dimsum, dan ahamdulillah sekarang bisa menambah penghasilan ekonomi keluarga, katanya.

Dede Sukaesi mengungkapkan kemampuannya memproduksi batagor didapatnya secara otodidak.

Produk batagornya menggunakan bahan lokal yang mudah di dapat. Untuk memproduksi batagor tidak butuh waktu lama.

Baca Juga: Produk Keripik Pisang Ini Usung Originalitas Rasa

Pemilik Batagor Curintik ini mengaku, produk batagor yang diproduksinya tidak menggunakan bahan pengawet dan pewarna. Dan batagornya mampu bertahan selama 3 hari.

Produk batagor dijual dengan harga jual Rp 2.500/biji. Dalam sebulan mampu memproduksi 200 kIlogram/bulannya.

Dikatakannya, untuk mendongkrak angka penjualan dan pemasaran batagor, upaya yang dilakukan yakni, memperbaiki kualitas produk dan dari segi pengemasan, akan dibuat lebih menarik dibandingkan dengan pesaing yang lain.

Selain itu, upaya lainnya yakni meningkatkan kualitas dari segi pemasaran lebih baik lagi.

Halaman:

Editor: Us Tiarsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X