Marathon Digital Memposting Hasil Kuartal Kedua Negatif, tetapi Meningkatkan Produksi Bitcoin 8% YoY

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 11:31 WIB
Marathon mencatat kenaikan produksi Bitcoin hasil penambangan disaat mengalami penurunan pendapatan (Pixabay)
Marathon mencatat kenaikan produksi Bitcoin hasil penambangan disaat mengalami penurunan pendapatan (Pixabay)

Bisnisbandung.com - Ditengah harga Bitcoin yang masih jauh dibawah harga tertingginya, Marathon Digital sebuah perusahaan penambangan Crypto Bitcoin berhasil mencatatkan pertumbuhan produksi.

Hal tersebut dapat dilihat dari laporan keuangan Q2 dari Marathon Digital yang baru saja dirilis berhasil mencatatkan pertumbuhan produksi Crypto Bitcoin.

Perusahaan mengungkapkan bahwa bahkan setelah meningkatkan produksinya sebesar 8% jika dibandingkan dengan Q2 2021, namun perusaahaan juga mencatat penurunan $127,6 juta pada kepemilikan Crypto Bitcoin karena jatuhnya harga Bitcoin pada periode ini.

Baca Juga: Cleanspark Memperoleh Fasilitas Penambangan Bitcoin Plug-in-Ready Dengan Kapasitas hingga 86 MW

Marathon Digital, salah satu perusahaan pertambangan Bitcoin publik terbesar, telah merilis hasil keuangannya dari periode Q2 2022.

Dalam laporan pendapatan baru-baru ini, perusahaan membukukan hasil negatif, melaporkan penurunan nilai $127,6 juta karena jatuhnya harga bitcoin.

Namun, perusahaan memproduksi 707 bitcoin selama periode tersebut, angka yang 8% lebih tinggi dari apa yang diproduksi perusahaan selama Q2 tahun lalu.

Namun, 707 bitcoin yang dihasilkan ini merupakan penurunan sebesar 44% jika dibandingkan dengan 1.259 Bitcoin yang diproduksi oleh perusahaan pada kuartal sebelumnya.

CEO Marathon Fred Thiel mengaitkan penurunan ini dengan beberapa masalah energi yang menunda aktivasi penambang di operasinya di Texas, dan juga masalah cuaca yang memengaruhi proses pembangkit listrik di fasilitas Montana.

Halaman:

Editor: Us Tiarsa

Sumber: Bitcoin.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bank Jepang Ini Kepincut Investasi Crypto

Kamis, 22 September 2022 | 10:51 WIB
X