Sepatu Rajut Ini Unik dan Keren, Diproduksi Handmade dan Pernah Mejeng di Ajang Bergengsi Internasional

- Kamis, 28 April 2022 | 08:00 WIB
Memproduksi sepatu rajut, butuh keahlian khusus. (Sri Dewi Setiawati)
Memproduksi sepatu rajut, butuh keahlian khusus. (Sri Dewi Setiawati)

Bisnis BandungSri Dewi Setiawati pemilik usaha sepatu rajut menuturkan awal menggeluti usaha tersebut awal mula ketika aktif di PKK RW 16, Kelurahan Manjahlega Kecamatan Rancasari

Sri Dewi Setiawati mengatakan, ada beragam keterampilan merajut handmade yang diajarkan. Dan akhirnya memiliki produk unggulan yang layak jual, ada bermacam -macam diantaranya tas rajut dan sepatu rajut.

Sesuai dengan visi misi, tujuan mendirikan Galeri Enambelas, yang salah satu spesialisasinya produk usahanya yakni sepatu rajut, diantaranya yakni membantu program pemerintah, membuka lapangan pekerjaan dan pemberdayaan perempuan.

Dari keterampilan merajut, Ibu-ibu jadi berdaya dan bisa membantu produksi barang yang kami jual. Dan dari situ berkembang hingga ke tingkat Kelurahan, hingga akhirnya terbentuklah Komunitas Crafter yang kemudian diberi nama MCC, singkatan dari Manjahlega Crafters Cummunity.

Setelah dibentuk MCC, Sri Dewi Setiawati yang ditunjuk sebagai Ketua MCC, selain membina dan mengajar keterampilan merajut di MCC dan dikegiatan lain, ia terus bergerak membuka "networking" yang lebih luas untuk menyasar target pasar, tidak hanya di lingkungan sendiri tapi hingga luar kota bahkan luar Jawa.

Baca Juga: Cara Mudah Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh Sehari-Hari

"Saya ikut dibanyak kegiatan yang di fasilitasi oleh Kantor Dinas setempat seperti Dinkop UMKM Kota Bandung maupun Disdagin Kota Bandung", ungkapnya.

Sri Dewi Setiawati mengungkapkan, tidak ada kaitan usaha yang digelutinya saat ini, yakni produksi sepatu rajut, dengan latar belakang pendidikan secara khusus.Tapi ia mengaku sering ikut pelatihan keterampilan merajut dan pernah ikut pendidikan menjahit di Pelita Massa Ketika masih tinggal di Kota Tasikmalaya.

"Ikut workshop bermacam model dan teknik merajut, kemudian saya bina beberapa perajin untuk bisa bantu produksi dari anggota komunitas yang saya bentuk", ungkapnya.

Kemudian untuk pemasaran produk usaha sepatu rajut, merapat ke dinas yang ada di wilayah Kota Bandung, termasuk Pegadaian Kanwil X Bandung, dan akhirnya menjadi Mitra Binaan Pegadaia Cabang Pungkur.

Halaman:

Editor: Yayu Rahayu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menarik! Inilah 3 Ide Bisnis Online Untuk Pemula

Jumat, 25 November 2022 | 21:15 WIB

Patut Disimak! Inilah 3 Ide Bisnis Online Untuk Pemula

Jumat, 18 November 2022 | 22:00 WIB

Intip! 4 Rahasia Sukses Raffi Ahmad Menjadi Kaya Raya

Selasa, 15 November 2022 | 17:00 WIB
X