Jamu Gendong, Bikin Aman Berpuasa Setelah Divaksin atau Dalam Kondisi Long Covid

- Rabu, 6 April 2022 | 20:30 WIB
Dokter Penyakit Dalam RSHS Maya Kusumawati Paparkan Tentang Jamu Gendong Untuk Aman Berpuasa. (Bisnisbandung.com/Budi Hartati)
Dokter Penyakit Dalam RSHS Maya Kusumawati Paparkan Tentang Jamu Gendong Untuk Aman Berpuasa. (Bisnisbandung.com/Budi Hartati)


Bisnis Bandung - Pada Bulan Ramadhan, umat Muslim pun menjalani ibadah puasa. Tapi, amankah berpuasa di masa pandemi covid-19? Bagaimana agar bisa tetap bugar saat berpuasa meski baru divaksin ataupun dalam kondisi long covid?

Dokter Penyakit Dalam RSHS, Maya Kusumawati menyatakan, covid-19 merupakan salah satu penyakit infeksi sehingga bisa sembuh. Berdasarkan ilmu kedokteran orang yang terkena long covid ataupun baru divaksin tetap bisa berpuasa, tapi dengan kondisi tertentu.

"Pada orang dengan long covid, harus tahu dulu long covid-nya apa,"tutur Maya. "Tergantung organ yang terdampak, misalkan ada gangguan saluran nafas, harus menghindari makanan yang menyebabkan karbondioksidanya jadi lebih tinggi. Jangan kasih makanan yang membuat lebih banyak mengunyah," tegasnya.

Baca Juga: Tekan Harga Minyak Goreng Curah, Polresta Bandung Berikan Layanan Antar Jemput Distribusi Minyak Goreng Curah

Maya pun menegaskan, pasien long covid yang kadar saturasi oksigennya berubah-ubah, disarankan untuk tidak puasa. Menurutnya, kondisi tubuh harus dipastikan, apakah penyakitnya terkendali. Hal itupun tidak hanya berlaku pada pasien long covid, tapi juga pasien dengan penyakit infeksi lainnya.

Menurut Maya, pengobatan long covid ada 2 macam, yaitu umum dan khusus. "Kalau umum, obatnya murah yaitu jamu gendong atau jaga mulut gerakin badan dong,"ucapnya.

Jadi, Maya menegaskan, agar tetap bisa berpuasa meski dalam kondisi long covid, masyarakat harus menjaga nutrisi yang seimbang sesuai kebutuhan, dengan beraktivitas sesuai kemampuan.

Baca Juga: Penghasilan dan Pengeluaran Tidak Seimbang? Ini Cara Mengatur Keuangan yang Sehat

Maya menambahkan, kalau jamu gendong dilakukan dengan baik, bahkan bisa memperbaiki sistem imun, mengatur tekanan darah, dan segala macam.

"Masalahnya, kita ini sebagai manusia sukanya membuat kerusakan. Kita ingin obatnya yang mahal biar gaya,"sesal Maya. Dirinya pun menegaskan, penyakit apapun, harus dilihat kondisinya, pasien harus konsultasi dengan dokter yang biasa merawatnya terkait aman atau tidaknya berpuasa.

Ahli Gizi RSHS Ides Haeruman Taufik Paparkan Tentang Puasa Setelah Divaksin Covid-19. (Bisnisbandung.com/Budi Hartati)


Sementara itu, Ahli Gizi RSHS, Ides Haeruman Taufik mengatakan, ketika baru divaksin atau pasca terkena covid-19, masyarakat masih bisa berpuasa, tapi harus mengonsumsi protein yang memiliki komponen esensial lengkap sehingga daya kerjanya maksimal.

"Secara ilmu gizi, protein yang paling lengkap yaitu ASI. Tapi, pada orang dewasa bisa dikonsumsi pada makanan seperti telur dan susu,"ujar Ides.

Ides pun menegaskan, peribahasa yang biasa digunakan orang Sunda, yaitu sahur saayana, buka sagala aya berbanding terbalik dengan kenyataan yang seharusnya dilakukan masyarakat saat puasa.

Baca Juga: Ustadz Adi Hidayat : Perhatikan! Ini Syarat dan Ketentuan Menunaikan Ibadah Puasa

Menurutnya, saat sahur, dibutuhkan energi dari makanan untuk aktifitas yang tidak boleh makan dan minum selama setidaknya 13 jam. Sedangkan saat buka puasa, hanya dibutuhkan energi untuk 3 hingga 4 jam sebelum tidur.

Ides menambahkan, sumber karbohidrat yang baik saat sahur pun yang kompleks dan memiliki indeks glikemik rendah atau sedang, serta berserat tinggi.

"Karbohidrat dengan indeks glikemik tinggi seperti tepung-tepungan, mudah diserap tuguh sehingga mudah membuat lapar,"tegas Ides.

Baca Juga: Kamhar : Jokowi Harus Tegas Kepada Pembisiknya, Tidak Membiarkan Agenda Makar Konstitusi

Ahli Gizi RSHS Bandung tersebut pun menyatakan, protein yang dikonsumsi pun harus seimbang antara hewani dengan nabati, seperti halnya lemak yang dikonsumsi, harus seimbang antara yang jenuh dan tak jenuh.***

Editor: Yudhi Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Apakah Anda Wanita Berkelas Simak Faktanya Berikut

Sabtu, 3 Desember 2022 | 15:00 WIB

7 Kebiasaan Pria Yang Bikin Wanita Jatuh Hati

Sabtu, 3 Desember 2022 | 13:00 WIB
X