Purbaya juga menyinggung pertemuannya dengan pihak Bank Dunia yang sebelumnya menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,7 persen.
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah menjelaskan kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai masih sehat.
Ia meyakini dalam beberapa bulan ke depan proyeksi tersebut berpotensi dikoreksi seiring perkembangan data terbaru.
Pemerintah juga menegaskan komitmennya menjaga kesehatan fiskal. Salah satu fokus utama adalah memastikan defisit anggaran tetap terkendali di bawah batas 3 persen.
Langkah penyesuaian anggaran dan efisiensi belanja disebut terus dilakukan agar ruang fiskal tetap kuat dalam menghadapi dinamika global.***
Baca Juga: Kasus Penyiraman Air Keras Berlanjut di Pengadilan Militer, Motif Pelaku Belum Terjawab Tuntas
Artikel Terkait
Di Tengah Geopolitik dan Lonjakan Harga Minyak, Ini Strategi Jaga Pertumbuhan Ekonomi RI
Lebaran di Tengah Tekanan Ekonomi Keluarga: Refleksi dan Solusi Berbasis Nilai
Pertemuan Prabowo Subianto dan Vladimir Putin di Moskow Bahas Kerja Sama Ekonomi hingga Energi