Sebagai negara dengan posisi strategis, Indonesia dinilai memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas kawasan.
Menurutnya, sebagai negara dengan status “middle power”, Indonesia sebaiknya memprioritaskan penguatan peran di tingkat regional dibandingkan terlalu ambisius di panggung global.
Keterlibatan Indonesia dalam forum internasional seperti BRICS dan G20 dinilai masih terbatas pengaruhnya.
Dengan kondisi tersebut, penguatan peran di Asia Tenggara dianggap sebagai langkah paling realistis dan strategis.
Fokus pada kawasan dinilai dapat memberikan dampak lebih nyata bagi kepentingan nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan global.***
Baca Juga: Manuver Politik Prabowo, Di Balik Pertemuan dengan Putin Saat Menhan Bertemu Pejabat Militer AS
Artikel Terkait
Pengamat Soroti Soal Isu Akses Pesawat Militer AS, Kemenhan Klarifikasi dan Potensi Posisi Indonesia
AS Sebut Tengah Berupaya Membuka Kembali Peluang Diplomasi dengan Iran
Di Balik Klaim Trump, Eks Dubes RI untuk Iran Ungkap Realita Kekuatan AS di Selat Hormuz