Coinbase Merinci Risiko Penambang Dalam Penggabungan Ethereum Merge

- Rabu, 14 September 2022 | 14:00 WIB
Selain risiko teknis yang selalu ada, penambang dan pengguna dapp mungkin menghadapi beberapa pilihan sulit sebelum Penggabungan. (Istimewa)
Selain risiko teknis yang selalu ada, penambang dan pengguna dapp mungkin menghadapi beberapa pilihan sulit sebelum Penggabungan. (Istimewa)


Bisnisbandung.com – Hari terakhir menjelang Merge Ethereum, bursa Crypto Amerika Serikat telah memberikan beberapa wawasan tentang risiko terkait penggabungan.

Spesialis Protokol Coinbase, Ben Rodriguez menjelaskan bahwa jelang penggabungan Ethereum Merge mungkin mengalami kendala teknis dan operasional bagi penambang juga pengguna dapp.

Dikutip bisnisbandung.com dari cryptopotato penggabungan Ethereum Merge akan menjadi peningkatan rumit yang pernah terjadi di industri Crypto.

Penggabungan Ethereum Merge mengubah mekanisme konsensus jaringan Ethereum dari proof of work (POW) menjadi proof of stake (POS).

Baca Juga: CEO Coinbase Brian Armstrong Berpikir Masa Bear Market Crypto Akan Bertahan Hingga Awal 2023

Risiko ini diperparah oleh fakta bahwa Ethereum memiliki banyak implementasi klien, untuk menjalankannya memnutuhkan dua klien rantai suardan Ethereum mainnet.

Namun, Rodriguez menyatakan bahwa pengujian mengalami sedikit ke kekhawatiran. Faktanya dengan pengujian jaringan shadow fork yang berjalan lancar.

Dalam segi operasional, Rodriguez mengatakan bahwa partisipasi node dan validator yang turun untuk hard fork Bellatrix adalah risiko operasional.

Untuk menangani hal tersebut pengembang Ethereum sedang mendiskusikan. Untuk konteksnya, penggabungan Ethereum diperkirakan akan terjadi pada hari Kamis, 15 September.

Baca Juga: Menjelang The Merge, hashrate Ethereum Classic (ETC) Mencapai Level Tertinggi Sepanjang Masa

Halaman:

Editor: Ahmad Farizal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bank Jepang Ini Kepincut Investasi Crypto

Kamis, 22 September 2022 | 10:51 WIB
X