Laba Bersih Era Jaya Swasembada (ERAA) Meningkat Tipis di Kuartal I 2022

- Minggu, 5 Juni 2022 | 10:53 WIB
ERAA berhasil mempertahankan kinerja dengan membukukan laba bersih naik tipis di kuartal I tahun 2022 (dok. erajaya.com)
ERAA berhasil mempertahankan kinerja dengan membukukan laba bersih naik tipis di kuartal I tahun 2022 (dok. erajaya.com)

Bisnis Bandung - PT Era Jaya Swasembada Tbk (ERAA) mampu mempertahankan kinerjanya di Kuartal I 2022 dengan membukukan pendapatan Rp 11,48 Triliun

Nilai pendapatan tersebut meningkat 5,82% dari periode yang sama tahun lalu di angka Rp 10,85 Triliun

Perusahaan yang memiliki jaringan retail Erafone tersebut saat ini masih mengandalkan pendapatan dari penjualan telepon seluler dan tablet.

Baca Juga: Gelombang PHK Hantui Perusahaan di Industri Blockchain dan Cryptocurrency di saat Pasar Masuki Fase Bearish

Baca Juga: Simak 5 Cara Hasilkan Passive Income Ramah Pemula ala Tokopedia

Baca Juga: CEO Soros Fund Mengungkapkan Prediksinya Tentang Cryptocurrency dan Ekonomi Amerika

Sementara laba bersih ERAA tercatat meningkat tipis 6,07% menjadi Rp 295,09 Miliar dari angka Rp 278,19 Miliar pada periode yang sama tahun lalu seiring naiknya pendapatan perseroan.

Total nilai Aset ERAA juga tercatat mengalami peningkatan 24,97% menjadi Rp 14,21 Triliun dengan rasio hutang terhadap ekuitas di angka 1,11.

Selain menjalankan bisnis Erafone, ERAA juga memiliki bisnis retail CG Computers, Data Citra Mandiri (IBOX), Era International Network, Eraspace, Urban Republic, dan beberapa anak perusahaan lainnya.

Baca Juga: Elon Musk Ungkapkan Kekhawatirannya Terhadap Ekonomi Amerika Serikat, Presiden Joe Biden Beri Tanggapan

Baca Juga: Mengenal Vitalik Buterin, Sosok kunci dibalik Cryptocurrency Ethereum

Baca Juga: Laba Bersih Semen Indonesia (SMGR) meningkat tipis di kuartal 1 2022

Pada perdagangan Bursa Efek Indonesia Jumat 5 Juni 2022, saham ERAA terpantau turun tipis 1% ke harga Rp 510 per lembar saham.

Harga saham ERAA saat ini berada dibawah harga penutupan akhir tahun 2021 di angka Rp 600 per lembar saham.***

Editor: Yudhi Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Catat! 5 Kesalahan Pemula Dalam Trading Wajib Dihindari

Selasa, 29 November 2022 | 21:45 WIB

Sekarang Waktunya Ekonomi Indonesia Anti Resesi

Sabtu, 26 November 2022 | 17:00 WIB
X