Amerika Serikat dan Korea Selatan Akan Berbagi Data Kasus Crypto Termasuk didalamnya Kasus LUNA dan UST

- Sabtu, 9 Juli 2022 | 07:00 WIB
Ilustrasi Kejaksaan Amerika Serikat bekerja sama dengan Korea Selatan dalam menyelidiki kasus Crypto (Pixabay)
Ilustrasi Kejaksaan Amerika Serikat bekerja sama dengan Korea Selatan dalam menyelidiki kasus Crypto (Pixabay)

Bisnis Bandung - Pemerintah AS dan Korea Selatan dilaporkan telah setuju untuk berbagi data tentang kasus Crypto yang sedang berlangsung, termasuk kasus seputar CEO Terraform Labs Do Kwon dan Cryptocurrency terra (LUNA) dan stablecoin Terrausd (UST) yang mengalami keruntuhan signifikan.

Kantor Berita Yonhap melaporkan pada rabu (6 Juni 2022), Menteri Kehakiman Korea Selatan Han Dong-hoon bertemu dengan pejabat kejaksaan Amerika Serikat selama kunjungan ke New York minggu ini.

Pejabat AS yang hadir pada pertemuan tersebut termasuk Andrea Griswold, kepala penasihat Jaksa Amerika Serikat, dan Scott Hartman, co-kepala Satuan Tugas Penipuan Sekuritas dan Komoditas dari Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Selatan New York.

Baca Juga: Dunia Terancam Alami Krisis Pangan, Indonesia Bagaimana?

Pejabat dari kedua negara memeriksa cara untuk meningkatkan kerja sama dalam penyelidikan penipuan sekuritas besar dan kejahatan keuangan, termasuk yang melibatkan Cryptocurrency.

Secara khusus, mereka membahas pertukaran informasi antara Kantor Kejaksaan Distrik Selatan Seoul dan kantor Distrik Selatan New York.

Kedua belah pihak sepakat untuk membagikan data investigasi terbaru mereka tentang kasus Crypto yang sedang berlangsung, termasuk kasus seputar runtuhnya Cryptocurrency Terra (LUNA) dan algoritmik stablecoin Terrausd (UST), publikasi tersebut menyampaikan.

Baik AS dan Korea Selatan sedang menyelidiki pendiri Terraform Labs Do Kwon dan ledakan LUNA dan UST.

Baca Juga: Boring Company, Perusahaan Milik Elon Musk akan Menerima Pembayaran dengan Dogecoin

Jaksa Korea Selatan sedang menyelidiki kemungkinan tuduhan tindak pidana penipuan. Selain itu, pemerintah Korea sedang mempertimbangkan untuk memberlakukan standar daftar terpadu pada pertukaran mata uang Crypto.

Halaman:

Editor: Yayu Rahayu

Sumber: Bitcoin.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X