Laba Bersih Kimia Farma (KAEF) Turun 66% Pada Kuartal I 2022

- Rabu, 8 Juni 2022 | 15:00 WIB
Ilustrasi laba bersih dan pendapatan INDF mengalami kenaikan di kuartal I 2022 (Pixabay)
Ilustrasi laba bersih dan pendapatan INDF mengalami kenaikan di kuartal I 2022 (Pixabay)

Bisnis Bandung – PT Kimia Farma Tbk (KAEF) yang merupakan anak usaha dari Biofarma (Persero) mencatakan penurunan bisnis pada Kuartal I 2022.

Hal ini dapat dilihat pada laporan keuangan Kuartal I 2022 yang menunjukan pendapatan KAEF turun tipis 1,72% year on year menjadi Rp 2,26 Triliun dari Rp 2,3 Triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Penurunan Pendapatan turut menekan perolehan laba bersih INDF menjadi Rp 5,8 Miliar pada Kuartal I 2022 dari Rp 17,3 Miliar pada pada periode yang sama tahun lalu. Angka Ini Menunjukan penurunan laba bersih perseoran sebesar 66,47%.

Baca Juga: Bisnis Indofood (INDF) Mencatatkan Pertumbuhan Pendapatan dan Laba Bersih Pada Kuartal I 2022

Pendapatan KAEF masih ditopang penjualan obat ethical dan obat generik hasil produksi pihak ketigas masing-masing sebesar Rp 675,76 Miliar dan Rp 259,07 Miliar.

Namun beberapa sector pendapatan lain dari KAEF mengalami penurunan antara lain bisnis klinik KAEF turun 23,1% menjadi Rp 441,9 Miliar dan penjualan obat produksi sendiri turun 37,2% menjadi Rp 423,68 Miliar.

Di sisi lain total nilai Aset KAEF mengalami peningkatan menjadi Rp 17,9 Triliun dengan jumlah Ekuitas sebesar Rp 7,4 Triliun.

Baca Juga: Laba Bersih Global Mediacom Melonjak di Kuartal I 2022, Sektor Ini Masih Jadi Andalan Dalam Meraup Pendapatan

PT Kimia Farma Tbk (KAEF) merupakan perusahaan yang berdiri sejak 1960 dengan bidang usaha supply dan distribusi produk farmasi.

Halaman:

Editor: Us Tiarsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bank Jepang Ini Kepincut Investasi Crypto

Kamis, 22 September 2022 | 10:51 WIB
X