Tali Strap Masker menjadi Tren dan Makin Banyak Diminati

- Kamis, 21 April 2022 | 10:00 WIB
Dedi g'jot sedang memperagakan cara membuat strap masker dari tali frusik sebagai bahan. (Bisnisbandung.com/Kewoy)
Dedi g'jot sedang memperagakan cara membuat strap masker dari tali frusik sebagai bahan. (Bisnisbandung.com/Kewoy)

Bisnis Bandung - Di masa pandemi seperti sekarang ini kebutuhan akan alat kebersihan diri sangatlah penting dan sudah menjadi kebutuhan pokok yang wajib tersedia. Demi menjaga kesehatan dan terhindarnya dari terinveksinya virus covid 19, setiap warga masyarakat wajib membekali dirinya dengan peralatan kesehatan,seperti masker dengan tali Strap atau Strap mask, handsanityzer, vitamin dan lainnya. Peralatan kesehatan yang sangat sering di gunakan biasanya masker dan handsanityzer.

Untuk pembersih tangan handsanityzer biasanya bisa disimpan di saku, tas ataupun tempat lainnya yang biasanya mudah kita jangkau dan temukan.Begitu pula dengan penggunaan masker kini tren menggunakan tali strap atau strap mask agar tidak hilang dan selalu terpasang di badan.

Namun bagaimana dengan masker ?,biasanya kita sering lupa dengan masker yang kita kenakan disaat melakukan aktivitas seperti makan dan minum ataupun aktivitas lainnya yang biasanya melepaskan masker.

Baca Juga: Pelayanan Berkualitas dan Lebih Cepat Jadi Tema Dalam Momentum Peringatan HUT Kabupaten Sumedang Ke-444

Seperti biasa,selain peralatan kesehatan yang kita selalu bawa,ada juga peralatan atau pelengkap lainnya dalam menunjang semua aktivitas kita agar tidak terganggu. Pelengkap inilah yang bisa membantu kelancaran kita dalam beraktivitas sehari hari.

Strap masker atau tali masker mungkin merupakan aksesories baru sekarang ini,pasalnya strap masker ini hadir dan mulai ramai diminati,ketika kondisi pandemi mewabah di Indonesia dan penjualan masker serta peralatan kebersihan badan lainnya meningkat.

Strap masker sendiri berfungsi sebagai tali pengikat masker,jadi agar masker yang kita kenakan tidak jatuh maka masker tersebut dipakaikan strap masker. Biasanya strap masker ini dipakaikan pada masker yang si pemakainya pelupa atau terjatuh. Selain sebagai tali masker strap masker ini juga sdah menjadi model bagi para peminatnya,terbukti ada beberapa model strap makser yang dijual dengan berbagai model dan bahan, harganya pun sangat bervariasi.

Seperti Di kabupaten Sumedang Jawa Barat,ada pembuat strap masker yang tadinya hanya iseng saja dan hoby membuat aksesories dari bahan tali. Dedi GJot sapaan akrabnya,sebelumnya Dedi hanya berjualan aksesories berupa gelang,anting ikat pinggang dan aksesoris lainnya yang berbahan tali frusik.

Baca Juga: Sumedang Bertekad Raih Nilai Maksimal Kepatuhan Standar Pelayanan Publik

Ia pun iseng membuat tali masker untuk dipakai sendiri karena masker yang Ia kenakan sering hilang atau terjatuh entah dimana.

Akhirnya Dedi membuat tali strap masker untuk Ia pakai sendiri,namun karena bahan dan bentuknya yang menarik perhatian serta unik dilihat,ada banyak rekan rekannya yang mau dan ingin dibuatkan olehnya.

Dari iseng buat dipakai sendiri ini akhirnya Dedi pun membuat strap masker dengan jumlah yang cukup banyak.

Baca Juga: Hiasan Berbahan Bambu Asal Sumedang ini Masih Banyak Peminatnya

Halaman:

Editor: Yudhi Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menarik! Inilah 3 Ide Bisnis Online Untuk Pemula

Jumat, 25 November 2022 | 21:15 WIB
X