Setelah Hijrah, Ucay Jadi Vokalis Rocket Rockers?

- Minggu, 10 April 2022 | 15:58 WIB
Hijrah diskena musik lebih dulu diaplikasikan artis dunia ketimbang Indonesia. Gesekan diskena musik terjadi karena kesalahfahaman atau kurang ilmu (Tangkap Layar Youtube Catatan Sibuluk)
Hijrah diskena musik lebih dulu diaplikasikan artis dunia ketimbang Indonesia. Gesekan diskena musik terjadi karena kesalahfahaman atau kurang ilmu (Tangkap Layar Youtube Catatan Sibuluk)

Jika dalam skena musik kembali ke akar secara kultural, bisa jadi diartikan ke akar underground, hardcore, punk dan sebagainya. Tetapi secara "isme" yang berkepanjangan dan itu setelah kematian pun kita pakai, akarnya yakni agama masing masing.

Karena hijrah menjadi brand, akhirnya di "breakdown" ke tipekalisasi teman - teman yang mengalami perubahan.

Dan ketika hijrah itu terjadi dalam sebuah skena, menurut Ucay, gesekan disatu skena, tersebut rentan terjadi.

Salah satu faktor penyebab terjadinya gesekan yakni stempel atau cap negatief kepada teman - teman yang hijrah dengan menyebut "ABG" atau Anak Batu Ghirah atau baru melek islam.

Gesekan didalam skena, antara teman yang satu dengan teman yang hijrah, biasanya karena teman yang berhijrah dianggap anti pluralisme, radikal, tidak puspa warna, dan itu adalah sebuah fenomena yang harus dikembalikan secara keilmuan.

Baca Juga: AKIBAT RILIS 11 TAHUN LALU, KOIL DISERET KE DCDC PENGADILAN MUSIK VIRTUAL

Islam itu menyatakan bahwa sebelum ilmu adalah adab, dan sebelum amal itu ilmu jadi sebelum kita mengamalkan harus ada ilmunya dulu, dan iman sebelum Al - Quran.

Agamamu Untukmu, Agamaku Untuku.

Ucay menegaskan, Islam bukanlah penganut pluralisme, tetapi Islam menganut pluralistik.

Pluralitas adalah sebuah keniscayaan. Pluralitas mengakui adanya Hindu, Budha, Islam Kristen, tetapi untuk urusan aqidah kita tidak ikut campur.

Halaman:

Editor: Us Tiarsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X