Danjyo Hiyoji dan Ican Harem Kenalkan Lini Pakaian Streetwear Bernilai Budaya Indonesia di Paris Fashion Week

- Rabu, 13 April 2022 | 09:05 WIB
Zoom meeting Gubernur Jabar dengan pihak 3Second dan Desainer serta Brand Ambassador . (Bisnisbandung.com/Andi Kuswandi)
Zoom meeting Gubernur Jabar dengan pihak 3Second dan Desainer serta Brand Ambassador . (Bisnisbandung.com/Andi Kuswandi)

Bisnis Bandung - Didirikan pada 2009 oleh Dana Maulana dan Lisa Masitha, Danjyo Hiyoji adalah perusahaan fashion yang mengkhususkan pada kategori pakaian ready-to-wear.  Label ini fokus menciptakan barang-barang fesyen dengan karakter kuat dan realistik bagi laki-laki maupun perempuan.

Ican Harem adalah seniman yang berdomisili di Bali. Karya-karya seninya tak terbatas dalam hal bentuk dan medium yang berbeda seperti musik dan fesyen. Selain fokus pada inisiasi gerakan DIY Fashion “Harem”, Ican juga memfokuskan karyanya  pada fenomena subkultur. Ia mendesain dan memproduksi merchandise untuk band-band dan jenama lokal maupun internasional.

Sebagai clothing brand asal kota Bandung yang mendapat julukan Paris Van Java, 3Second dan Greenlight mendapat kepercayaan untuk mewakili Indonesia di ajang fashion event bergengsi Paris Fashion Week pada awal Maret 2022 yang diprakarsai oleh Gekrafs.

Baca Juga: Higher, Michael Buble Rilis Album Terbaru

Marketing Manager 3Second Hendri Sase mengatakan, kami bangga sekali mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan 2 brand kami di Paris, pusat mode dunia.

Ini menjadi sebuah milestone baru bagi kami dalam perjalanan menjelang dua dekade di industri fashion, dan ini menjadi bagian dari #3SecondJourney kami. 

Selain membawa nilai budaya asli Indonesia ke internasional, hal ini juga menjadi tantangan kami untuk terus menggali sisi kreativitas dan mengikuti kemajuan jaman agar terus bisa bersaing di era globalisasi saat ini.

Baca Juga: 3 Café Wajib Untuk Bukber di Bandung

Lini koleksi yang pertama yang akan diperkenalkan di Paris Fashion Week 2022 adalah hasil kolaborasi 3Second dengan Danjyo Hiyoji yang berjudul “Heeji” atau dalam Bahasa Sunda berarti satu. Koleksi kolaborasi ini terinspirasi dari Seren Taun, yaitu upacara tradisi selebrasi panen padi di Jawa Barat.

Berbagai elemen khas Jawa Barat seperti topi totopong, alat musik angklung dan karinding akan menyatu dengan gaya kontemporer anak muda masa kini yang terbuka dan memiliki identitas tersendiri.

Sementara Greenlight menggandeng Ican Harem di lini koleksi kedua bertema “Traffic Light” yang mengangkat suasana jalanan dan kemacetan masyarakat perkotaan di Indonesia. Ican dengan jeli menangkap situasi hiruk pikuk kemacetan lalu lintas di jalanan dalam desain fashion kreatif yang unik.***

Editor: Yudhi Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Episode 6 She-Hulk, ini villain utama yang akan dihadapi

Senin, 26 September 2022 | 17:00 WIB

3 Cara Paling Mudah Mengatasi Patah Hati

Jumat, 16 September 2022 | 10:00 WIB

3 Tips Sehat Dalam Bermain Sosial Media

Kamis, 15 September 2022 | 12:00 WIB

5 Cara Memperoleh Penghasilan dari Internet

Sabtu, 10 September 2022 | 12:00 WIB
X