Laporan: Helium Akhirnya Pindah Dari Blockchain Khusus ke Solana

- Jumat, 23 September 2022 | 15:00 WIB
Langkah ini dimaksudkan untuk membantu Helium tetap kompetitif dan "memenuhi tuntutan pengguna saat ini dan masa depan." (Istimewa)
Langkah ini dimaksudkan untuk membantu Helium tetap kompetitif dan "memenuhi tuntutan pengguna saat ini dan masa depan." (Istimewa)


Bisnisbandung.com - Anggota komunitas jaringan Blockchain Internet of Things (IoT), Helium, telah memilih transisi lengkap ke Solana untuk meningkatkan skalabilitas jaringan.

Dikutip dari cryptopotato agar meningkatkan keinginan layanan Helium, perpindahan transisi dari Helium ke Blockchain Solana bermaksud untuk menjaga data pengguna di masa depan. 

  • Proposal HIP 70 yang diterbitkan oleh Helium Foundation telah dikerjakan selama beberapa bulan.

  • Pada bulan Agustus, yayasan merinci alasan di balik kecenderungan pengembang inti ke Solana dari rantai pesanannya sendiri untuk meningkatkan Helium dalam hal kecepatan, stabilitas, dan kemampuan untuk melayani lebih banyak pengguna.
  • Pemungutan suara untuk migrasi dimulai pada 12 September. Mayoritas 81,41% memilih mendukung migrasi, sementara sisanya, 18,59%, menentangnya.

  • Usulan tersebut menyatakan:
    “Perubahan yang diusulkan dalam HIP 70 tidak mengubah dasar-dasar Jaringan Helium atau HNT, tetapi memberikan beberapa manfaat bagi Jaringan Helium termasuk lebih banyak HNT yang tersedia untuk kumpulan hadiah subDAO, penambangan yang lebih konsisten, transfer data yang lebih andal, lebih banyak utilitas untuk HNT dan token subDAO, dan lebih banyak dukungan ekosistem.”

  • Setelah migrasi selesai, versi baru Aplikasi Dompet Helium akan diluncurkan.

  • Sejarah Blockchain Helium Layer 1 akan tetap publik, dan pengguna dapat mengakses aplikasi baru dengan memperbarui aplikasi dompet mereka saat ini.

  • Pemegang token HNT juga dapat menggunakan dompet lain dalam ekosistem Solana, termasuk Phantom atau Solflare.

  • Bagi yang belum tahu, Helium adalah startup yang didukung Google yang didirikan pada tahun 2019.

  • Ini pada dasarnya adalah jaringan nirkabel terdistribusi yang menawarkan token kripto kepada pengguna sebagai hadiah untuk berbagi layanan internet rumah mereka dengan komunitas yang lebih luas.

  • Sejauh ini, telah menarik lebih dari 952k operator node aktif, sesuai data terbaru.*** .

Editor: Ahmad Farizal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

WOW, iOS 16 dapat mengurangi Jejak karbon pada iPhone

Rabu, 14 September 2022 | 06:00 WIB
X