Teknisi Otomotif Indonesia Berkompetisi di Tingkat Dunia

- Jumat, 17 Desember 2021 | 14:18 WIB
Teknisi Otomotif Indonesia Berkompetisi di Tingkat Dunia
Teknisi Otomotif Indonesia Berkompetisi di Tingkat Dunia

Bisnis Bandung - Isuzu Motor Ltd mengadakan kompetisi I-1 Grand Prix katagori CV yang ke 16 pada 25 November 2021. Masih sama dengan seperti tahun kemarin, tahun ini dikarenakan masih dalam suasana pandemi maka kompetisi mekanik tingkat dunia ini dilaksanakan secara virtual atau e-competition.

Kegiatan I-1 Grand Prix merupakan ajang kompetisi teknisi Isuzu Global dengan tujuan meningkatkan kemampuan teknik individu dan tim dari masing – masing dealer Isuzu Group. Selain itu agar tetap terus mengembangkan sumber daya manusia dan memberikan apresiasi yang tinggi khususnya kepada mekanik – mekanik terbaiknya melalui kompetisi I-1GP.

Dibandingkan tahun - tahun sebelumnya tentu saja sistem perlombaan pada masa pandemi terjadi perubahan. Sebelum masa pandemi kompetisi dibedakan antara negara – negara maju dan negara berkembang, sedangkan pada tahun lalu dan tahun ini kompetisi yang diikuti oleh 41 negara dengan diwakilkan 2 mekanik.

Perwakilan dari Indonesia, yaitu Muhammad Sya’ban Ghofar (Teknisi) dari Astra Isuzu cabang Yogyakarta dan Dedek Adi Saputra (Teknisi) dari Astra Isuzu Cabang Malang.

Benny Dwyanto, Technical Product Support Division Head,  PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mengatakan, bahwa persiapan kompetisi I-1GP tahun ini lebih menantang daripada tahun – tahun sebelumnya, karena Astra Isuzu harus beradaptasi dengan cara yang baru. Peserta ditantang untuk terbiasa dengan cara baru via digital, sehingga kemampuan diagnosa dan skill saja tidak mencukupi.

“Untuk menguji kemampuan peserta kompetisi agar bisa kompetitif di tingkat dunia maka pemilihan peserta dilakukan secara ketat, yaitu menseleksi 8 kandidat terbaik dari dealer-dealer dan diseleksi secara hybrid yaitu seleksi melalui langsung pada kendaraan dan juga melaui virtual. Hal ini untuk menguji kemampuan kandidat pada aktual kendaraannya baru diuji kemampuan virtual melalui e- competition,” ujar Benny dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis Bandung, Kamis 16 Desember 2021.

Sementara itu, Fuad Hasyim Training Center Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menambahkan, bahwa peserta yang terpilih 2 orang diundang Isuzu Training Center untuk mengikuti karantina selama 6 minggu.

Berbeda dari tahun sebelumnya karantina dilakukan secara virtual, dan perubahan strategi ini membuahkan hasil yang positif, yaitu di I-1 GP tahun lalu hanya masuk peringkat 5, tahun ini naik ke peringkat 3 untuk katagori Team Competition atau masuk 3 besar dan untuk katagori Individual Competition tahun lalu hanya 1 orang masuk 10 besar, yaitu peringkat 6.

“Tahun ini meningkat di mana dua peserta nya masuk 10 besar mekanik terbaik dunia, yaitu Muhammad Sya’ban Ghofar masuk peringkat 5 dan Dedek Adi Saputra masuk peringkat 8,” kata Fuad.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Exhibition Perdana Honda WR-V Hadir Di Kota Bandung

Kamis, 24 November 2022 | 10:19 WIB

Motor Listrik ini Cuma 8 Jutaan, Solusi Harga BBM Naik

Minggu, 18 September 2022 | 10:52 WIB

Honda Tambah Dealer Di Cikampek

Kamis, 1 September 2022 | 16:30 WIB
X