Bisnis Bandung - Hingga 29 April 2022, Posko Tunjangan Hari Raya (THR) virtual 2022 Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia - Kemnaker RI
Telah menerima aduan terkait Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan sebanyak 5.148 laporan
Aduan Tunjangan Hari Raya (THR) tersebut, terdiri dari pengaduan online sebanyak 2.746 dan 2.402 konsultasi online.
Untuk pengaduan online Tunjangan Hari Raya (THR) sebanyak 53 persen, dan 47 konsultasi online.
Sekjen Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia (Kemenaker RI), Anwar Sanusi, melalui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker RI melansir, hingga 29 April 2022 pukul 19.00 WIB
Untuk konsultasi pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) yang masuk ke Posko THR 2022 sebanyak 5148 laporan.
Anwar Sanusi menjelaskan dari laporan konsultasi THR dari seluruh Indonesia yang berjumlah 2.402, pihaknya sudah merespon atau menyelesaikan sebanyak 1.620 laporan
Sedangkan sisanya sebanyak 782 laporan, saat ini masih dalam proses penyelesaian, klaimnya.
Dikatakan Anwar Sanusi, laporan konsultasi yang dalam proses, 100 persen pasti kita rampungkan.
Sementara dari 2.746 laporan pengaduan yang masuk Posko Tunjangan Hari Raya (Posko THR 2022), berasal dari 1549 perusahaan yang dilaporkan.
Isu yang diadukan yakni sebanyak 1277 laporan THR tak dibayarkan dari 728 perusahaan, 1.140 THR tidak sesuai ketentuan dari 635 perusahaan dan 338 THR terlambat bayar berasal dari 186 perusahaan.
Baca Juga: SBSI 92: Awas Akal Bulus Pengusaha, Tunggak THR Dengan Dalih Kemampuan Finansial
Dari jumlah tersebut, sebanyak 41 laporan sudah ditindaklanjuti, dan 1508 sedang dalam proses.
Sebanyak 33 laporan sudah masuk dalam laporan hasil pemeriksaan kinerja, dan 8 laporan sudah masuk nota pemeriksaan 1, tegas Anwar Sanusi.
Artikel Terkait
Ridwan Kamil: Cianjur Jadi Tempat Pulang 1,2 Juta Jiwa
Terlibat Kasus Diskriminasi Penyandang Disabilitas, Karyawan Grab Dibebastugaskan
PISPi: Pemerintah Menaikan PPn Menjadi 11 Persen, Rezim Ini Masih Bersandar Pada Inflasi
Ini Rincian Barang Bukti, Jumlah Tersangka OTT Bupati Bogor, Kasus Dugaan Suap ke BPK
Larangan Ekspor CPO Dimulai, Harga TBS Merosot Tajam, Pihak Pabrik Kelapa Sawit Langgar Aturan