Membangun Ekosistem Green Fashion

- Senin, 29 April 2019 | 17:45 WIB
Green Fashion
Green Fashion

“Kami berharap dapat membantu para pelaku UKM dan startup yang ingin mendapatkan akses atau belajar terhadap mesin-mesin tersebut tanpa harus mengeluarkan modal untuk membelinya," kata Francis.

Salah satu yang paling mencuri perhatian di GSM adalah mesin cetak laser dari Jeanologia. Perusahaan asal Spanyol ini memboyong teknologi untuk menciptakan denim tanpa merusak lingkungan dengan penggunaan listrik, air, dan bahan kimia seminimal mungkin.

Umumnya, produksi sehelai celana jin membutuhkan 70 liter air, listrik berkapasitas 2,5 kwh, dan 150 gram bahan kimia.

Areal Manager Jeanologia Fernando Perez menjelaskan, jumlah itu merupakan salah satu bentuk pemborosan yang paling sering terjadi di industri fesyen.

“Industri fesyen banyak melakukan pemborosan di tengah semakin langkanya jumlah air bersih dan kian tingginya permintaan karena ledakan jumlah penduduk bumi. Emisi bahan kimia dari pabrik tekstil juga banyak mencemari lingkungan,” paparnya.

Itulah sebabnya, para pelaku industri fesyen Indonesia sangat perlu menerapkan teknologi dan inovasi untuk proses produksi. Sebab, produk fesyen sekarang bukan lagi sekadar bagaimana modelnya, tetapi bagaimana proses pembuatannya.

Dengan menggunakan mesin cuci berbasis ozon, misalnya, pelaku industri garmen dapat menghemat 95% air, 50% bahan kimia, dan 79% listrik. Pasalnya, mesin tersebut tidak membutuhkan air untuk proses mencuci, tetapi memanfaatkan udara.

“Saat ini proses produksi produk fesyen ramah lingkungan global baru 25%, tetapi dalam waktu dekat jumlahnya bisa menembus 50%. Sebab, teknologi ramah lingkungan adalah masa depan fesyen. Oleh karena itu, sangat penting membangun ekosistemnya dari sekarang.”

Selain mendidik pelaku UKM dan startup fesyen untuk menggunakan teknologi dalam produksi dan sourcing bahan, ekosistem yang dibangun GSM juga memberikan pendampingan dalam proses branding, promosi, pemasaran, dan hukum.

Tujuannya adalah agar industri fesyen lokal ramah lingkungan bisa semakin tumbuh dan berkelanjutan usahanya, sehingga mereka kelak bisa menjadi pilar yang kuat untuk mendukung perekonomian daerah dan nasional. (C-003)***

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Tingkatkan Pemasukan Dengan 3 Level Penghasilan Ini

Sabtu, 4 Februari 2023 | 17:30 WIB

Launching And Gathering Ramadhan Fashion Market 5.0

Selasa, 31 Januari 2023 | 13:36 WIB
X