SNI: Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) Tambah Penderitaan Nelayan

- Senin, 5 September 2022 | 14:00 WIB
harga BBM sudah resmi mengalami kenaikan, kenyataannya nelayan kecil tidak pernah merasakan harga solar yang sesuai diumumkan oleh pemerintah. (Pixabay)
harga BBM sudah resmi mengalami kenaikan, kenyataannya nelayan kecil tidak pernah merasakan harga solar yang sesuai diumumkan oleh pemerintah. (Pixabay)

 

 


Bisnisbandung.com - Saat pemerintah mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada hari Sabtu, 3 September 2022 tentu bukan kabar yang menggembirakan bagi para nelayan.

Sekjen Serikat Nelayan Indonesia (SNI) Budi Laksana mengatakan, nelayan baru saja keluar dari masalah pandemic covid 19 kurang lebih dua tahun, nelayan mengalami harga jual ikan yang mengalami penurunan hingga 80 persen akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), dan kini kembali dihantam dengan kenaikan harga BBM bersubsidi.

"BBM merupakan yang sangat utama bagi kebutuhan para nelayan, saat melakukaan aktivitas penangkapan ikan"

Baca Juga: SNI: Harga Rajungan Terjun Bebas, Nelayan Memilih Berhenti Melaut Daripada Berhutang

"Bahan Bakar Minyak (BBM), terutama jenis solar, merupakan 90 persen kebutuhan nelayan diantara kebutuhan lainnya saat nelayan bekerja dilaut"

"Bahan bakar minyak (BBM) jenis solar berubsidi untuk nelayan kecil seperti tidak disubsidi dan nelayan rajungan semakin menderita"

'Walau kenaikan harga BBM sudah resmi mengalami kenaikan, kenyataannya nelayan kecil tidak pernah merasakan harga solar yang sesuai diumumkan oleh pemerintah"

Halaman:

Editor: Ahmad Farizal

Tags

Terkini

Siapakah Penghuni Pertama Ibu Kota Nusantara (IKN)?

Jumat, 2 Desember 2022 | 21:00 WIB

Ingin Hemat? Saatnya Beralih Ke Motor Listrik

Senin, 28 November 2022 | 18:00 WIB

IA-ITB Tanggap Darurat Bencana gempa Cianjur

Sabtu, 26 November 2022 | 21:40 WIB

Meningkatnya Industri Manufaktur Indonesia

Sabtu, 26 November 2022 | 12:00 WIB
X