Meskipun Ada Orang Dalam, The Panasdalam Bank Tetap Terseret di DCDC Pengadilan Musik

- Senin, 4 Oktober 2021 | 14:06 WIB
WhatsApp Image 2021-10-04 at 13.37.42 (1)
WhatsApp Image 2021-10-04 at 13.37.42 (1)

BISNIS BANDUNG - Berawal membentuk sebuah negara yang didirikan pada tanggal 18 Agustus tahun 1995, di salah satu ruang kuliah di kampus Institut Teknologi Bandung dengan nama Negara Kesatuan Republik The Panasdalam (NKRTPD), dan menyatakan diri sebagai negara merdeka yang memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan jumlah penduduknya 18 orang. Adapun Deni Roden diangkat sebagai presiden pertama dan Pidi Baiq mengangkat dirinya sebagai Imam Besar.

-
Desember 2004, mereka berubah menjadi The Panasdalam Band dan merilis album perdana bertajuk Only Ninja Can Stop Me Now secara independen, dan Pertengahan 2005, sempat dua kali tampil di salah satu televisi nasional hingga menyebabkan Imam Besar The Panasdalam membubarkan The Panasdalam Band. Alasannya : “The Panasdalam harus kembali ke tujuan semula, untuk tidak masuk TV, tetapi lebih memilih masuk surga”. Lanjut Tahun 2006, mereka kembali dengan nama The Panasdalam Bank dan Kata “Bank” diambil  agar muncul kesan bahwa mereka selalu banyak uang.

Terbukti 2018 sukses merilis album soundtrack Koboy Kampus, lalu 2019 makin melejit di album soundtrack Voor Dilan untuk film “Dilan 1990”, berlanjut untuk film berikutnya, “Milea” dengan judul album Voor Milea yang rilis tahun 2020 hingga pada 17 September 2021, The Panasdalam Bank telah merilis single baru berjudul “Kamu Orang Gula” dalam rangkaian EP berjudul Yes I Am The Panasdalam Bank yang direncanakan rilis tahun ini, dan akibat peluncuran single mereka terseret ke meja persidangan DCDC Pengadilan Musik Virtual Jum’at 1 Oktober 2021 di kantin nation the panas dalam.

-

Addy selaku Perwakilan  Produser DCDC Pengadilan Musik, menyebutkan bahwa “sebetulnya ada beberapa band yang dinyatakan bersalah dalam DCDC pengadilan musik ini, dan kemudian bisa kita seret lagi ke pengadilan, jadi para penonton atau penggemar tinggal tunggu saja, salahsatunya seperti banding atau persidangan ulang, kita siap untuk digugat kembali dan itu semua tergantung kesiapannya grup band itu sendiri”.

Sementara itu ayah Pidi Baiq selaku mantan personil The Panas Dalam Bank dan juga Jaksa Penuntut DCDC Pengadilan Musik pun menambahkan bahwa, “Ya Pengadilan Musik kali ini, tidak mengadili diri sendiri karena saya juga sudah tidak jadi personil lagi The Panas Dalam Bank, malah justru saya bertanya-tanya kalau mereka tanpa saya mereka berkarya seperti apa ya?” Tapi saya yakin lebih baguslah, karena menurutnya ayah Pidi Baiq merupakan masa lalu dan mereka sekarang sudah masa kini jadi pasti menyesuaikan dengan keadaan sekarang, untuk sementara itu pasti lirik lagu mereka masih identik dengan saya, tapi dengan berjalannya waktu pasti mereka akan terbentuk sendiri”.

-

Alhasil jalannya persidangan berlangsung serius dan penuh canda, karena salahsatu perangkat persidangannya merupakan mantan personil dari grup band yang menjadi terdakwa. Selain itu juga terdapat 2 pembela cantik yang menghiasi DCDC Pengadilan musik malam tersebut yaitu : Sabrina Sameh yang merupakan peslalom dan Jessica Katharina yang merupakan traveler adventure.

Sabrina Sameh selaku Pembela DCDC Pengadilan Musik, mengatakan pengalaman barunya sebagai pembela dimana, “Sebenarnya lebih tidak berguna, karena terdakwanya lebih pintar dan bisa melawan dibandingkan pembelanya (sambil tertawa), tapi menurutnya lumayan bisa sedikit apalagi dibarengin sama senior-senior banyak jadi agak grogi juga, pembela sebelumnya kan Om Ruli “Pasar Cikapundung” & Om Yoga PHB mereka sudah tau ritme persidangannya, sedangkan kita masih beradaptasi dan masih takut buat masuk ritmenya, dan semoga perangkat persidangan tetap kompak serta sehat semuanya”.

Sementara Alga & Erwin selaku vokalis TPDB sekaligus Terdakwa DCDC Pengadilan Musik, menambahkan mengenai hasil keputusan sidangnya “Persidangan kali ini mengecewakan, dan kita akan mengusulkan banding atau pengadilan ulang, masa kita dibilang band terkutuk

-
padahal kan kita band tercela dan terhina (ungkap mereka sambil tertawa), jadi kita tidak sepakat dengan keputusan hakim dengan mengajukan naik banding karena secara tidak langsung kita terseret di DCDC Pengadilan Musik ini adalah sejarah, kita diadili atau didakwa dan diaduin langsung sama anggota The Panas Dalam lagi..itu gmana ya? Sehingga menjadi kejutan bagi kami, dan sekaligus pembuktian bahwa memang mulai sekarang The Panas Dalam Bank itu independen  dan kami memang berdiri secara otonomi serta berdiri sendiri, ayah Pidi Baiq juga istilahnya menyerahkan dengan adanya tanpa beliau kami harus tetap berjalan manggung & berkarya seperti biasanya”.(E-009)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Siapakah Penghuni Pertama Ibu Kota Nusantara (IKN)?

Jumat, 2 Desember 2022 | 21:00 WIB

Ingin Hemat? Saatnya Beralih Ke Motor Listrik

Senin, 28 November 2022 | 18:00 WIB

IA-ITB Tanggap Darurat Bencana gempa Cianjur

Sabtu, 26 November 2022 | 21:40 WIB

Meningkatnya Industri Manufaktur Indonesia

Sabtu, 26 November 2022 | 12:00 WIB
X