Presiden KSPSI : Gugat UU Cipta Kerja Hakim MK Pemegang Prinsip Keadilan Dan Integritas

- Sabtu, 7 November 2020 | 15:15 WIB
kspsi
kspsi

BISNIS BANDUNG - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) memasukan pengajuan uji materi UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Setelah hampir satu bulan disahkan dalam sidang paripurna DPR, UU Cipta Kerja dan diteken Jokowi awal pekan ini. UU Cipta Kerja No 11 tahun 2020 resmi berlaku .

Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengatakan, dengan diundangkannya UU Cipta Kerja, KSPSI di bawah pimpinannya dan KSPI pimpinan Said Iqbal resmi menjadi yang pertama mengajukan gugatan ke MK terkait UU tersebut.

"Kami memilih jalur konsititusional karena MK merupakan benteng keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Hakim-hakim di MK juga penuh integritas dalam memutuskan UU Cipta Kerja nantinya," tegasnya di Gedung MK, Jakarta, Selasa. (3 /11/20)

Andi menegaskan, UU Cipta Kerja ini telah merampas masa depan buruh  Indonesia. Hal ini menjadi dasar utama pengajuan uji materi yang dilakukan pihaknya

Ditegaskannya, pihak  buruh akan mengawal secara penuh sidang gugatan terhadap UU Cipta Kerja. Sehingga, prosesnya bisa dilakukan seadil-adilnya.

"Kita akan penuhi setiap sudut Mahkamah Konstitusi dalam sidang dengan damai dan penuh kesejukan," ungkapnya.

Dalam UU Nomor 11 Tahun 2020 terdapat 1.187 halaman yang diundangkan tanggal 2 November 2020 oleh Menkumham Yasonna H Laoly. UU Cipta Kerja masuk lembaran negara tahun 2020 Nomor 245.

Memicu PHK ?

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X