Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diprediksi 2,35% , Bahkan Bisa Negatif 0,4%

- Rabu, 15 April 2020 | 14:00 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia  Diprediksi 2,35% , Bahkan Bisa Negatif 0,4%
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diprediksi 2,35% , Bahkan Bisa Negatif 0,4%

BISNIS BANDUNG - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pemerintah telah membuat skenario indikator utama ekonomi makro tahun ini yang terimbas wabah Corona. Pertumbuhan ekonomi dengan prediksi berat pada tahun ini hanya tumbuh 2,35%. Tapi dalam skenario sangat berat ekonomi Indonesia 2020 bisa negatif -0,4%. "Untuk PDB saat ini kita estimasikan dalam kondisi berat dan sangat berat. Sebelumnya pada tahun ini baseline kita 5,3% akan tertekanan sampai ke level 2,3%. Bahkan dalam situasi sangat berat mungkin bisa sampai negatif growth -0,4. Ini pasti pengaruh ke dampak sosial ekonomi kita," ujarnya.

Ekonomi yang terkontraksi tentunya memberikan dampak negatif bagi kehidupan masyarakat. Dari sisi kemiskinan Sri Mulyani memprediksi , akan bertambah sekitar 1,1 juta orang hingga 3,78 juta orang dalam kondisi paling buruk.

"Angka kemiskinan kita bisa naik dengan tambahan 1,1 juta orang atau skenario lebih berat, kita akan menghadapi tambahan kemiskinan 3,78 juta orang," tutur Sri Mulyani, Selasa (14/4/20). Ditegaskan kembali Sri Mulyani, pemerintah sudah membuat skenario indikator utama ekonomi makro tahun ini yang terimbas wabah Corona. Pertumbuhan ekonomi dengan prediksi berat hanya tumbuh 2,35% tahun ini. Tapi dalam skenario sangat berat ekonomi Indonesia 2020 bisa negatif -0,4%. (B-003) ***

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Siapakah Penghuni Pertama Ibu Kota Nusantara (IKN)?

Jumat, 2 Desember 2022 | 21:00 WIB

Ingin Hemat? Saatnya Beralih Ke Motor Listrik

Senin, 28 November 2022 | 18:00 WIB

IA-ITB Tanggap Darurat Bencana gempa Cianjur

Sabtu, 26 November 2022 | 21:40 WIB

Meningkatnya Industri Manufaktur Indonesia

Sabtu, 26 November 2022 | 12:00 WIB
X