Kerupuk Gurih dan Pelem Jadilah Gurilem asal Cililin

- Selasa, 14 November 2017 | 08:45 WIB
image
image

Bandung Barat merupakan kabupaten termuda di wilayah Provinsi Jawa Barat.Wilayah kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Bandung dan Cianjur. Tidak jauh berbeda dengan wilayah lainnya di Jawa Barat,daerah ini memiliki sumber kekayaan alam. Secara umum wilayah Kabupaten Bandung Barat didominasi lahan perta­nian terutama persawahan.

Maka tidak mengherankan mayoritas penduduk di wilayah ini bermata pencaharian sebagai petani. Selain sebagai petani, ada sebagian masyarakat yang bergerak di sektor ekonomi kreatif.Perputaran uang dari sektor ini sanggup menggerakan roda perekonomian. Salah satu industri kecil dengan pertumbuhan cukup bagus adalah industri kerupuk gurilem.Beberapa waktu lalu kami mendatangi salah satu sentra pembuatan penganan kuliner di wilayah Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat.

Sebutan gurilem merupakan singkatan dari ”Gurih dan Pelem”. Dua kata ini sebuah istilah perpaduan antara citarasa dan tekstur dari kerupuk. Kerupuk ini memiliki bentuk yang khas, seperti silinder yang bengkok karena proses penggorengan. Tidak diketahui dengan pasti sejak kapan pembuatan krupuk di wilayah itu dimulai. Saat ini di wilayah Cililin bertebaran sentra produksi gurilem yang berbahan dasar tapioka. Proses pembuatan krupuk ini memerlukan waktu yang cukup lama.

Pertama tepung tapioka dimasak hingga bentuknya menyerupai bubur, selama proses pemasakan ini ditambahkan garam secukupnya. Setelah tepung berbentuk bubur kemudian ditiriskan . Proses selanjutnya bubur tepung di campur dengan tepung kering. Setelah adonan bercampur, tepung yang telah kenyal kemudian dicetak menggunakan alat sederhana terbuat dari kayu yang dibebani batu. Adonan akan keluar dari alat ini dengan bentuk seperti cacing/silinder.

Adonan krupuk selanjutnya di kukus hingga matang. Setelah adonan matang kemudian ditiriskan selama beberapa menit. Kemudian dijemur hingga kering, baru digoreng. Uniknya cara menggoreng krupuk ini sangat berbeda dengan cara menggoreng umumnya dengan menggunakan minyak. Gurilem digoreng menggunakan pasir sebagai pengganti minyak goreng.Biasanya tidak perlu waktu lama,ketika pasir telah panas, krupuk kering dimasukkan ke wajan berisi pasir,tak lama kemudian kerupuk langsung matang.

Perihal rasa, jangan ditanya sebab citarasa kerupuk ini unik dan tak ada tandingannya. Hal itu bukanlah isapan jempol atau propaganda semata, melainkan hal yang sebenarnya ada. Hingga saat ini memang tidak ada kerupuk lain yang memiliki citarasa dan tekstur seperti gurilem.

Terlebih dengan taburan bumbu cabai dan bawang yang melekat di permukaan kerupuk. Setiap perajin memiliki racikan bumbu tertentu sehingga menghasilkan gurilem yang kaya rasa. Namun secara umum bumbu kerupuk gurilem ini bertekstur sedikit berminyak dengan rasa pedas mulai sedang hingga sangat pedas. Untuk pemasaran para perajin menjualnya keluar Cililin, bahkan keluar Jawa Barat . (E-001) ***

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Kapolri Mengawasi Penggunaan Anggaran Pemda

Kamis, 2 Februari 2023 | 16:15 WIB

Ini Syarat Membuat SIM C1 dan SIM C2

Rabu, 1 Februari 2023 | 19:05 WIB

Ini Penyebab Pelat Nomor RF Tak Lagi Diberlakukan

Rabu, 1 Februari 2023 | 18:05 WIB

Efektifkah Penambahan 70 Kamera ETLE Di Jakarta

Rabu, 1 Februari 2023 | 17:05 WIB
X